Hari ini, pasar saham teknologi mengalami penurunan besar setelah startup AI asal China, DeepSeek, mengumumkan model bahasa besar yang lebih murah. Hal ini membuat investor khawatir tentang dominasi AI AS, sehingga saham Nvidia turun hampir 17%, menghapus nilai pasar sebesar $589 miliar. Penurunan ini juga mempengaruhi saham perusahaan teknologi lainnya seperti Microsoft dan Alphabet. Meskipun ada kekhawatiran, beberapa analis percaya bahwa reaksi pasar ini berlebihan dan bahwa inovasi seperti DeepSeek justru akan meningkatkan penggunaan AI dan efisiensi.Beberapa ahli, termasuk CEO Microsoft, berpendapat bahwa jika AI menjadi lebih efisien, penggunaannya akan meningkat, dan perusahaan-perusahaan yang saat ini dianggap tidak menghasilkan cukup pendapatan akan dapat mengembangkan model mereka dengan biaya yang lebih rendah. Meskipun pasar mengalami penurunan, ada harapan bahwa kondisi ekonomi masih mendukung pertumbuhan laba di berbagai sektor. Secara keseluruhan, meskipun ada ketidakpastian, banyak yang percaya bahwa perkembangan ini bisa membawa dampak positif bagi produktivitas global.
Penurunan tajam saham Nvidia terlihat sebagai reaksi berlebihan terhadap ancaman teknologi baru yang sebetulnya membuka peluang besar untuk efisiensi dan pertumbuhan. Investor harus fokus pada potensi jangka panjang dari peningkatan efisiensi komputasi yang akan meningkatkan skala dan daya saing perusahaan AI utama, bukan panik dan menjual secara besar-besaran.