Penurunan Saham Nvidia Karena DeepSeek, Apakah Ini Akhir Dominasi AI AS?
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
28 Jan 2025
117 dibaca
1 menit
Hari ini, pasar saham teknologi mengalami penurunan besar setelah startup AI asal China, DeepSeek, mengumumkan model bahasa besar yang lebih murah. Hal ini membuat investor khawatir tentang dominasi AI AS, sehingga saham Nvidia turun hampir 17%, menghapus nilai pasar sebesar Rp 9.84 quadriliun ($589 miliar) . Penurunan ini juga mempengaruhi saham perusahaan teknologi lainnya seperti Microsoft dan Alphabet. Meskipun ada kekhawatiran, beberapa analis percaya bahwa reaksi pasar ini berlebihan dan bahwa inovasi seperti DeepSeek justru akan meningkatkan penggunaan AI dan efisiensi.
Beberapa ahli, termasuk CEO Microsoft, berpendapat bahwa jika AI menjadi lebih efisien, penggunaannya akan meningkat, dan perusahaan-perusahaan yang saat ini dianggap tidak menghasilkan cukup pendapatan akan dapat mengembangkan model mereka dengan biaya yang lebih rendah. Meskipun pasar mengalami penurunan, ada harapan bahwa kondisi ekonomi masih mendukung pertumbuhan laba di berbagai sektor. Secara keseluruhan, meskipun ada ketidakpastian, banyak yang percaya bahwa perkembangan ini bisa membawa dampak positif bagi produktivitas global.
Analisis Ahli
Stacy Rasgon
Reaksi pasar terlalu berlebihan; peningkatan efisiensi AI justru akan meningkatkan kebutuhan komputasi dan inovasi.Daniel Newman
Penggunaan AI yang lebih efisien akan memperluas pasar dan meningkatkan laba perusahaan karena pengurangan biaya overhead.Satya Nadella
Efisiensi AI akan menyebabkan lonjakan penggunaan dan pengeluaran, bukan menurunkan investasi.Seema Shah
Situasi ini tidak mengindikasikan koreksi pasar, melainkan peluang pertumbuhan produktivitas global yang berkelanjutan.