Saham Nvidia mengalami lonjakan di Eropa setelah penurunan tajam awal minggu ini. Hal ini disebabkan oleh munculnya alat AI baru dari China yang bernama DeepSeek, yang dianggap bisa menjadi pesaing bagi produk AI lainnya seperti ChatGPT dan OpenAI. Pada hari Selasa, saham Nvidia naik 8,9% di Wall Street dan kemudian naik 2,7% di Frankfurt, menunjukkan bahwa pasar mulai pulih.Namun, pada hari Senin, saham Nvidia mengalami penurunan sebesar 17%, yang mengakibatkan hilangnya hampir $600 miliar dari nilai pasar perusahaan. Ini adalah penurunan terbesar dalam satu hari untuk nilai pasar sebuah perusahaan dalam sejarah. Munculnya DeepSeek membuat investor khawatir tentang biaya pengembangan AI yang mungkin menurun dengan cepat, sehingga mempengaruhi saham-saham terkait AI lainnya juga.
Munculnya pesaing baru seperti DeepSeek menunjukkan bahwa inovasi di bidang AI bergerak sangat cepat dan pasar sangat sensitif terhadap setiap perubahan yang menandakan penurunan biaya pengembangan. Meskipun Nvidia mengalami penurunan tajam, perusahaan ini masih memiliki posisi dominan dan kemungkinan akan bangkit kembali apabila berhasil beradaptasi dengan dinamika kompetisi pasar AI yang semakin sengit.