Pasar Saham Asia Bangkit Setelah Kepanikan AI, Investor Nantikan Keputusan The Fed
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
29 Jan 2025
1207 dibaca
1 menit
TLDR
Pasar saham Asia mengalami kenaikan pada hari Rabu meskipun perdagangan Lunar New Year berlangsung sepi, setelah Wall Street pulih berkat saham teknologi. Banyak pasar di Asia tutup untuk liburan, dan investor menunggu keputusan suku bunga dari Federal Reserve yang akan diumumkan hari itu. Di Tokyo, indeks Nikkei 225 naik 0,7%, sementara di Australia, S&P/ASX 200 juga naik 0,7% setelah data menunjukkan inflasi terkecil sejak pandemi COVID-19. Di India, Sensex naik 0,5%, tetapi pasar di Bangkok mengalami penurunan.Saham-saham terkait kecerdasan buatan (AI) menjadi sorotan setelah perusahaan China, DeepSeek, mengklaim telah mengembangkan model bahasa yang dapat bersaing dengan pesaing besar AS dengan biaya lebih rendah. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang pengeluaran untuk chip dan listrik yang diperlukan untuk AI. Meskipun ada kekhawatiran tentang pengeluaran yang lebih rendah, beberapa ekonom percaya bahwa jika penggunaan AI menjadi lebih murah, perusahaan akan lebih cepat mengadopsinya dan berinvestasi lebih banyak dalam perangkat lunak AI. Selain itu, beberapa perusahaan besar seperti Apple dan Microsoft akan merilis laporan keuntungan mereka dalam waktu dekat.