Perusahaan semikonduktor besar asal Amerika, Nvidia, mengalami penurunan harga saham yang signifikan karena kekhawatiran bahwa perusahaan-perusahaan China akan mengungguli Amerika dalam persaingan kecerdasan buatan (AI). Namun, setelah penurunan besar pada hari Senin, harga saham Nvidia pulih lebih dari setengahnya, naik lebih dari 8,8 persen. Pasar teknologi, termasuk Nasdaq, juga mengalami kenaikan setelah penurunan tajam sebelumnya, meskipun ada kekhawatiran tentang pengeluaran besar perusahaan teknologi AS untuk mengembangkan teknologi AI.Beberapa analis berpendapat bahwa penurunan harga saham Nvidia dan industri teknologi secara keseluruhan mungkin berlebihan. Mereka menunjukkan bahwa chip Nvidia mungkin berperan penting dalam kesuksesan perusahaan rintisan China, DeepSeek. Meskipun DeepSeek mendapatkan pujian atas kinerjanya, masih ada banyak pertanyaan yang belum terjawab tentang kemampuan dan biaya pengembangan model AI mereka.
Nvidia tetap menjadi pilar strategi AI global karena kemampuannya menyediakan hardware vital untuk pengembangan model AI, termasuk oleh pesaing di China. Namun, sentimen pasar yang mudah terpengaruh oleh berita membuat reaksi harga saham cenderung berlebihan dan volatilitas akan terus terjadi seiring perkembangan teknologi yang cepat.