Jensen Huang Tegaskan Teknologi DeepSeek R1 Justru Percepat AI dan Chip Nvidia Tetap Diperlukan
Teknologi
Kecerdasan Buatan
22 Feb 2025
86 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Jensen Huang percaya bahwa model R1 dari DeepSeek akan mempercepat adopsi AI.
Reaksi pasar terhadap rilis R1 menunjukkan ketidakpahaman tentang dampak teknologi baru.
Meskipun ada kemajuan dalam pre-training, post-training tetap menjadi bagian penting dalam pengembangan model AI.
Pendiri dan CEO Nvidia, Jensen Huang, mengatakan bahwa pasar salah memahami kemajuan teknologi dari DeepSeek dan dampaknya terhadap bisnis chipmaker tersebut. Huang menyebut model pemodelan terbuka R1 dari DeepSeek sebagai sesuatu yang "sangat menarik". Ia menjelaskan bahwa peluncuran R1 tidak berarti bahwa kebutuhan akan komputasi berkurang, melainkan justru akan mempercepat adopsi AI dan membuat orang menyadari bahwa ada peluang untuk membuat model AI lebih efisien.
Meskipun DeepSeek telah membuat kemajuan dalam pelatihan model AI, Huang menekankan bahwa pelatihan setelahnya tetap penting dan membutuhkan banyak sumber daya. Setelah peluncuran R1, saham Nvidia sempat turun drastis, tetapi kini hampir pulih kembali. DeepSeek juga mengumumkan rencana untuk merilis lima repositori kode sebagai bagian dari acara "open source week" minggu depan.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Teknologi open source seperti R1 akan mempercepat inovasi AI namun tidak menggantikan kebutuhan hardware berperforma tinggi.Fei-Fei Li
Kemajuan di model reasoning membuka banyak peluang baru, tapi itu berarti kolaborasi erat antara software dan hardware akan semakin penting.

