Pasar Saham Global Terguncang oleh Persaingan AI dan Ketidakpastian Perdagangan AS
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
28 Jan 2025
299 dibaca
1 menit
Pasar Asia diperkirakan akan mengalami volatilitas setelah saham teknologi di AS mengalami penurunan tajam. Hal ini dipicu oleh kekhawatiran tentang valuasi tinggi di sektor teknologi, terutama setelah munculnya model AI murah dari startup China, DeepSeek. Saham-saham besar seperti Nvidia juga mengalami penurunan signifikan. Investor beralih ke obligasi AS sebagai langkah aman, sementara nilai dolar AS turun. Minggu ini, perhatian akan tertuju pada laporan pendapatan dari perusahaan teknologi besar seperti Tesla, Meta, Microsoft, dan Apple, yang diharapkan memberikan petunjuk tentang perkembangan investasi di bidang AI.
Selain itu, kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump juga menjadi perhatian utama. Dia baru-baru ini mengancam untuk mengenakan tarif tambahan pada mitra dagang utama seperti China, Meksiko, dan Kanada. Meskipun saat ini tarif tersebut belum diterapkan, keputusan Trump dapat mengejutkan pasar. Pertemuan Federal Reserve (Fed) yang akan berlangsung juga menjadi fokus, di mana diharapkan suku bunga tetap tidak berubah. Sementara itu, banyak pasar di Asia akan tutup untuk merayakan Tahun Baru Imlek, sehingga aktivitas perdagangan akan terbatas.
Analisis Ahli
Joseph Stiglitz
Ketidakpastian dalam kebijakan perdagangan dan tekanan politik bisa melemahkan pertumbuhan ekonomi, sehingga memperburuk pasar keuangan yang sudah rapuh.Mary Meeker
Inovasi AI oleh perusahaan seperti DeepSeek dapat meredefinisi nilai valuasi teknologi dan menantang dominasi perusahaan AS, yang akan membawa dinamika baru di pasar.