Model AI Murah dari China Guncang Pasar Saham Teknologi AS
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
27 Jan 2025
242 dibaca
1 menit
Pasar saham Wall Street dibuka lebih rendah, terutama dipengaruhi oleh penurunan saham perusahaan semikonduktor seperti Nvidia dan Broadcom. Hal ini terjadi setelah sebuah startup asal China, DeepSeek, meluncurkan model kecerdasan buatan (AI) baru yang dapat bersaing dengan OpenAI dengan biaya yang jauh lebih rendah. Saham Nvidia turun sekitar 13,58% dan Broadcom sekitar 13,06%. DeepSeek mengklaim bahwa mereka hanya menghabiskan kurang dari Rp 100.20 miliar ($6 juta) untuk melatih model AI mereka, yang membuat banyak analis meragukan keunggulan kompetitif AS dalam bidang AI.
Di sisi lain, perhatian juga tertuju pada laporan pendapatan dari perusahaan teknologi besar AS yang dijuluki "Magnificent Seven," termasuk Meta, Microsoft, Tesla, dan Apple, yang akan dirilis minggu ini. Penurunan pasar saham ini dapat mempengaruhi keputusan Federal Reserve mengenai suku bunga, dan jika kekhawatiran mulai menyebar di kalangan konsumen, mereka mungkin akan mengurangi pengeluaran, yang bisa mendorong Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga. Sementara itu, Bitcoin juga mengalami penurunan seiring dengan penurunan saham teknologi, meskipun investor masih berharap regulasi cryptocurrency dari pemerintahan Trump akan lebih bersahabat di masa depan.
Analisis Ahli
Marc Andreessen
Salah satu terobosan paling menakjubkan dan mengesankan yang pernah saya lihat.Edison Lee
Keberhasilan DeepSeek dapat menyebabkan pengeluaran AI tahun 2026 menurun atau tidak tumbuh.Jochen Stanzl
DeepSeek menunjukkan cara membuat AI dengan anggaran kecil yang mungkin bisa diakses oleh semua orang secara gratis.