TLDR
Jamming dan spoofing GPS menjadi ancaman serius bagi sistem kritis. Teknologi kuantum dapat menawarkan alternatif yang andal ketika GPS gagal. Michael Hush berkontribusi dalam menggabungkan teknologi kuantum ke dalam aplikasi dunia nyata. Pomodo.id - Teknologi navigasi berbasis GPS mengalami ancaman serius karena munculnya gangguan (jamming) dan penipuan (spoofing) yang dapat mengganggu berbagai sistem kritikal seperti penerbangan dan pengiriman barang. Michael Hush, seorang ilmuwan kepala di Q-CTRL, meramalkan bahwa teknologi kuantum bisa menjadi alternatif handal ketika sistem GPS gagal berfungsi. Hush memulai minatnya pada navigasi kuantum saat kuliah di Universitas Nasional Australia dan melanjutkan dengan meraih gelar PhD dalam fisika teoretis. Ia menjadi salah satu peneliti pertama yang fokus pada rekayasa sistem kuantum dan menggunakan pengetahuannya tersebut untuk menghadirkan teknologi ini ke dunia industri.Kemajuan teknologi kuantum dapat memberikan solusi nyata untuk masalah navigasi. Dalam pengujian yang dilakukan oleh Q-CTRL di Coral Sea, sistem sensor kuantum mereka berhasil mencapai akurasi sepuluh kali lipat dibandingkan sistem navigasi berbasis satelit konvensional, serta dapat mempertahankan akurasi posisi satu mil laut. Di dunia yang mengalami lebih dari 978.000 kasus gangguan GPS secara global, pentingnya memiliki teknologi alternatif menjadi semakin jelas. Dengan kemampuan ini, penerbangan dan pengiriman dapat dilakukan tanpa tergantung pada sinyal satelit yang rentan.Namun, transisi ke teknologi kuantum juga menghadapi tantangan. Meskipun menawarkan potensi besar, teknologi ini masih dalam tahap pengembangan dan belum teruji secara luas dalam aplikasi komersial. Diakui bahwa pergeseran dari sistem yang ada ke teknologi baru ini membutuhkan waktu dan investasi yang cukup besar. Dalam konteks ini, banyak perusahaan dan lembaga penelitian harus bekerja sama untuk mewujudkan implementasi teknologi ini dalam lingkungan nyata.Bagi seorang pemuda Indonesia, kemajuan di bidang teknologi kuantum dapat membuka peluang yang signifikan di dunia kerja. Keterampilan dalam teknologi kuantum dan fisika dasar akan semakin dicari seiring berkembangnya industri yang mengandalkan solusi kuantum. Ini bisa berarti pekerjaan baru dalam penelitian dan pengembangan, serta potensi karier di perusahaan teknologi tinggi atau lembaga pemerintahan yang berkaitan dengan keamanan nasional. Inisiatif ini juga menyoroti pentingnya pendidikan dalam bidang sains dan teknologi.
Teknologi kuantum adalah bidang yang berfokus pada penerapan prinsip-prinsip mekanika kuantum dalam menciptakan solusi teknologi yang inovatif. Ini mencakup berbagai aplikasi, mulai dari komputasi kuantum hingga navigasi kuantum. Salah satu kesalahan umum adalah menganggap teknologi kuantum hanya untuk ilmuwan dan peneliti; namun, kemajuan ini membuka pintu bagi berbagai disiplin ilmu dan dapat dimanfaatkan oleh banyak sektor, seperti pertahanan dan transportasi.
Dari segi relevansi, investasi dalam sistem navigasi kuantum dapat membantu Indonesia dalam meningkatkan ketahanan infrastruktur transportasi dan dapat mengurangi ketergantungan pada teknologi luar. Sebagai contoh, jika biaya gangguan GPS diperkirakan mencapai £1 miliar per hari untuk Inggris, hal ini menunjukkan potensi kerugian besar yang juga dihadapi Indonesia ketika GPS tidak berfungsi dengan baik. Pengembangan teknologi kuantum bisa menjadi langkah maju untuk memastikan sistem yang lebih aman dan efisien untuk masa depan.