Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Drone Eropa Menguji Enkripsi Post-Kuantum untuk Aman dari Serangan Quantum

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (19h ago) cyber-security (19h ago)
02 Apr 2026
317 dibaca
1 menit
Drone Eropa Menguji Enkripsi Post-Kuantum untuk Aman dari Serangan Quantum

Rangkuman 15 Detik

Perusahaan Eropa mengembangkan drone dengan enkripsi tahan kuantum untuk operasi militer.
Classic McEliece digunakan untuk melindungi data komunikasi drone dari ancaman saat ini dan masa depan.
Keamanan komunikasi menjadi prioritas utama dalam lingkungan tempur yang terancam.
Eropa berhasil menguji coba sistem drone yang menggunakan enkripsi post-kuantum untuk melindungi komunikasi dari serangan komputer kuantum. Uji coba dilakukan di fasilitas senjata Ceko dan melibatkan STV Group serta Post-Quantum sebagai pengembang utama teknologi ini. Sistem menggunakan algoritma Classic McEliece yang telah terbukti tahan terhadap serangan klasik dan kuantum, sekaligus mampu mengamankan data video dan metadata penerbangan. Ini merupakan penerapan pertama kali algoritma tersebut dalam platform udara dengan keterbatasan sumber daya. Keberhasilan ini membuka peluang untuk menerapkan teknologi keamanan tingkat tinggi di banyak sistem drone lain, termasuk di lingkungan peperangan yang penuh gangguan elektronik. Implementasi akan dilakukan secara bertahap dan dapat memperkuat keamanan operasi militer aliansi di masa depan.

Analisis Ahli

Pavel Kudrhalt
Komunikasi drone yang aman sangat penting di medan perang saat ini, dan langkah ini memastikan risiko pengambilalihan kendali dapat diminimalisir, khususnya di wilayah konflik seperti Ukraina.
Rikky Hasan
Kami membuktikan bahwa Classic McEliece yang sebelumnya dianggap terlalu besar untuk sistem terbatas bisa diadaptasi untuk kondisi dunia nyata, membuka era baru keamanan untuk perangkat udara.