TLDR
Penelitian ini menunjukkan bahwa pemisahan unsur tanah jarang dapat dilakukan dengan cara yang lebih ramah lingkungan dan efisien menggunakan oksida mangan. Penggunaan ion magnesium untuk mencegah ekspansi saluran meningkatkan pemisahan unsur tanah jarang dengan efisiensi yang lebih tinggi. Teknologi ini masih dalam tahap bukti konsep, tetapi memiliki potensi untuk merevolusi industri pengolahan unsur tanah jarang. Pomodo.id - Metode baru yang diperkenalkan oleh sekelompok peneliti di AS telah menunjukkan potensi untuk memisahkan unsur tanah jarang tanpa menggunakan limbah berbahaya. Unsur tanah jarang, yang meliputi 17 elemen, sangat penting dalam teknologi modern seperti motor kendaraan listrik, turbin angin, pemindai MRI, dan smartphone. Namun, proses pemisahan unsur tersebut selama ini sangat mengandalkan penggunaan asam dan pelarut organik dalam jumlah besar, yang tidak hanya mahal tetapi juga berdampak negatif pada lingkungan.Penelitian terbaru ini menyoroti penggunaan oksida mangan bertingkat yang memiliki saluran nanoscale, yang dapat memisahkan unsur tanah jarang berdasarkan ukuran cangkang air di sekitarnya. Ini adalah langkah maju yang signifikan karena pemisahan unsur tanah jarang telah lama menjadi hambatan dalam rantai pasokan global. Elemen-elemen ini biasanya ditemukan bersama-sama dalam sumber alam, baik dalam bijih maupun limbah, sehingga proses pemisahan menjadi langkah yang rumit dan menantang. Menurut Jiadong Liu, salah satu penulis penelitian dan mahasiswa di University of Chicago, meskipun unsur tanah jarang sudah terpisah dari material lain, tantangan besar tetap ada dalam memisahkan elemen-elemen tersebut satu sama lain.Sementara metode baru ini menjanjikan, penting untuk mengakui bahwa tantangan dalam penggunaannya masih ada. Misalnya, teknik pemisahan dengan menggunakan saluran nanoscale mungkin memerlukan rekayasa material yang cermat agar bisa diterapkan secara luas dalam industri. Selain itu, ketersediaan material tersebut dan pengembangan yang lebih lanjut diperlukan untuk memastikan bahwa metode ini dapat menjangkau tingkat efisiensi dan biaya yang kompetitif dibandingkan dengan metode tradisional yang telah ada selama ini.Inovasi ini menawarkan harapan bahwa suatu hari, pemurnian unsur tanah jarang dapat dilakukan dengan cara yang lebih bersih dan lebih efisien, membantu mengurangi dampak lingkungan yang dihasilkan oleh metode solvent extraction yang konvensional. Selain itu, jika berhasil diterapkan secara efektif, dapat meningkatkan pasokan dan ketersediaan unsur tanah jarang di pasar global, yang saat ini sangat terpengaruh oleh faktor lingkungan dan sosial.
Oksida mangan bertingkat adalah material yang dapat digunakan untuk memisahkan unsur tanah jarang berdasarkan karakteristik fisiknya. Keunggulannya terletak pada penggunaan saluran nanoscale yang memungkinkan pemisahan lebih efisien dibandingkan metode yang menggunakan pelarut beracun. Penggunaan oksida ini mengurangi ketergantungan pada teknik yang lebih merusak lingkungan, mendukung pengembangan teknologi yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Dengan kemajuan metode baru ini, ada harapan untuk memperbaiki sistem pemisahan dalam industri bahan baku yang penting bagi teknologi modern. Inovasi semacam ini tidak hanya dapat mendukung keberlanjutan industri tetapi juga menciptakan peluang bagi peneliti dan pelaku industri untuk berkontribusi pada solusi sumber daya yang lebih ramah lingkungan di masa depan. Artikel ini disintesiskan dari 1 sumber.