
Comac, perusahaan pembuat pesawat terkemuka di China, telah menghadapi hambatan produksi pesawat C919 selama tahun sebelumnya akibat masalah dalam rantai pasokan. Target produksi awal mereka sebanyak 75 unit tidak tercapai, dan hanya berhasil mengirim 15 unit saja hingga akhir tahun.
Pada kuartal terakhir 2025, Comac akhirnya mampu meningkatkan produksi dan penyerahan pesawat dengan mengirim delapan unit di bulan November dan Desember. Hal ini merupakan tanda bahwa berbagai masalah suku cadang dan mesin mulai teratasi.
Manajemen Comac tetap berhati-hati dalam memproyeksikan keberhasilan lebih lanjut, meskipun mereka optimistis bahwa pasokan akan makin lancar sepanjang tahun ini. Dua unit C919 baru juga telah selesai dan sedang diproses untuk pengiriman sejak awal tahun 2026.
Dengan perbaikan ini, Comac berharap memproduksi setidaknya 28 unit C919 tahun ini, dengan kecepatan produksi ideal satu unit setiap 10 sampai 15 hari. Upaya ini penting untuk mengejar ketinggalan dalam industri penerbangan domestik dan global.
Jika Comac terus mampu mempertahankan stabilitas rantai pasok dan proses produksi, maka mereka berpotensi menjadi pemain yang lebih kuat di pasar pesawat narrowbody global, membantu meningkatkan daya saing pesawat buatan China.