Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus
Bisnis

Kenaikan Pesat Threads dan Dilema Moderasi Konten di Media Sosial

Share

Pertumbuhan pesat Threads, yang berhasil menggeser pesaing di platform mobile, memunculkan tantangan serius dalam moderasi konten. Kasus penghapusan thread oleh Disney karena penggunaan kutipan dari film menunjukkan bagaimana dinamika antara kebijakan konten dan persaingan platform dapat mempengaruhi kepercayaan pengguna serta mengubah lanskap media sosial secara keseluruhan.

19 Jan 2026, 18.53 WIB

Threads Ungguli X Dalam Pengguna Mobile Harian, Tapi X Masih Raja Web

Threads Ungguli X Dalam Pengguna Mobile Harian, Tapi X Masih Raja Web
Setelah hampir tiga tahun menghadirkan platform baru, Meta dengan Threads kini berhasil mengumpulkan lebih banyak pengguna aktif harian melalui aplikasi mobile dibandingkan rivalnya, X yang dimiliki oleh Elon Musk. Data pada 7 Januari menunjukkan Threads memiliki 141,5 juta pengguna mobile aktif harian secara global, sementara X hanya 125 juta. Pertumbuhan Threads ini bukan hasil reaksi sesaat terhadap kontroversi terbaru yang dialami X, melainkan hasil dari tren kenaikan pengguna yang konsisten dan stabil sejak akhir Oktober sampai awal November tahun lalu. Walaupun demikian, di Amerika Serikat, X masih memiliki jumlah pengguna mobile yang lebih banyak, meskipun Threads terus memperkecil jarak tersebut. Di sisi lain, ketika melihat pengunjung web harian, X jauh lebih unggul dengan 145,4 juta pengunjung setiap hari, sedangkan Threads hanya mendapatkan 8,5 juta pengunjung. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan perilaku dan preferensi pengguna di kedua platform tersebut antara penggunaan mobile dan web. Jumlah total pengguna aktif harian gabungan kedua platform hanya sekitar 150 juta, yang masih jauh di bawah jumlah pengguna X secara keseluruhan yang mencapai lebih dari 270 juta per hari. Ini menggambarkan bahwa meskipun Threads memimpin di ranah aplikasi mobile, X tetap memiliki dominasi yang kuat terutama dalam kunjungan web. Meskipun demikian, penurunan signifikan pengguna mobile X di AS hingga setengahnya dari tahun sebelumnya menandakan adanya tantangan serius bagi X, sementara Threads dengan pertumbuhan positifnya menunjukkan potensi untuk terus berkembang dan menantang dominasi X di masa depan.
18 Jan 2026, 01.38 WIB

Disney Hapus Posting Kontroversial Setelah Pesan Antifasis Viral di Media Sosial

Disney Hapus Posting Kontroversial Setelah Pesan Antifasis Viral di Media Sosial
Disney baru-baru ini memposting sebuah pertanyaan di platform Threads yang meminta pengikutnya untuk membagikan kutipan dari film Disney yang menggambarkan perasaan mereka saat ini. Postingan ini sepertinya sederhana namun memicu respons luas dari berbagai pengguna. Banyak pengguna membalas dengan kutipan dari film seperti Star Wars, The Hunchback of Notre Dame, dan Mary Poppins. Kutipan-kutipan ini dipenuhi dengan pesan anti-fasis dan kritik terhadap kondisi politik serta pemerintahan saat ini. Respons yang kuat ini ternyata membuat Disney merasa tidak nyaman, sehingga mereka memutuskan untuk menghapus postingan tersebut. Keputusan ini menunjukkan bahwa Disney enggan melanjutkan percakapan yang berbau kontroversi politik meskipun berasal dari karya mereka sendiri. Kejadian ini menyadarkan banyak orang bahwa meskipun dunia hiburan terkesan ceria, realitas politik tetap memengaruhi masyarakat, dan pesan moral dari film Disney ternyata masih relevan dan terasa kuat di dunia nyata. Seorang pengguna Threads berhasil merekam postingan yang sudah dihapus agar tetap menjadi bukti bahwa diskusi penting terkait masalah sosial dan politik tetap berlangsung, meskipun ada upaya untuk menghapusnya.
18 Jan 2026, 01.38 WIB

Kontroversi Kutipan Anti-Fasis Disney di Threads yang Dihapus Terburu-buru

Kontroversi Kutipan Anti-Fasis Disney di Threads yang Dihapus Terburu-buru
Disney baru-baru ini mengunggah sebuah postingan di platform Threads yang meminta para pengguna untuk berbagi kutipan dari film Disney yang dapat mencerminkan perasaan mereka saat itu. Namun, respons yang muncul bukanlah kutipan yang biasa, melainkan banyak yang mengutip film Disney dengan pesan anti-fasis yang kuat, bahkan dari waralaba seperti Star Wars dan The Hunchback of Notre Dame. Postingan tersebut kemudian menjadi kontroversial karena kutipan-kutipan yang diunggah secara tidak langsung mengkritik pemerintah yang sedang berkuasa. Karena hal ini dianggap terlalu sensitif, Disney dengan cepat menghapus postingan tersebut agar tidak memperburuk situasi atau menimbulkan konflik dengan pihak-pihak berwenang. Meski postingan itu dihapus, seorang pengguna Threads berhasil mengambil rekaman sebelum terhapus, sehingga komunitas online punya bukti bahwa memang ada pesan-pesan yang cukup tajam dan berani dalam kutipan tersebut. Kejadian ini menjadi tanda bahwa dunia hiburan tidak bisa lepas dari dinamika politik yang berkembang di masyarakat. Lewat kejadian ini, kita dapat memahami bahwa isi karya Disney sebenarnya sering mengandung nilai-nilai kemanusiaan seperti anti-fasisme dan kritik terhadap tirani, namun dalam konteks politik saat ini, perusahaan tersebut memilih untuk tidak menonjolkan pesan tersebut demi menjaga kestabilan bisnis dan hubungan dengan pemerintah. Situasi ini juga menyadarkan kita bahwa dunia saat ini penuh dengan kompleksitas dan ketegangan politik yang sangat memengaruhi kebebasan berekspresi, bahkan dalam bentuk hiburan sekalipun. Hal ini membuka diskusi lebih luas tentang bagaimana korporasi harus menyeimbangkan antara nilai-nilai yang mereka bawa dan tekanan politik eksternal.

Baca Juga

  • Konsolidasi Strategis Perusahaan Elon Musk dan Pengaruh Globalnya

  • Balapan Penerbangan China: Meningkatkan Pesawat Dalam Negeri dan Meninjau Peran Pilot

  • Kreator Mengkritisi Paradigma Baru TikTok

  • Pergantian Kepemimpinan di Arena E-Commerce Indonesia

  • Revolusi Legal Tech Berbasis AI: Transformasi Inteligensi Kontrak