
Eksekutif teratas industri semikonduktor China menyerukan akselerasi pembangunan alternatif domestik untuk menggantikan teknologi peralatan litografi Belanda ASML. Mereka menilai industri saat ini terlalu kecil, terfragmentasi, dan sumber daya tidak terfokus. Ini terjadi di tengah tekanan sanksi Amerika Serikat yang membatasi akses teknologi penting.
ASML menguasai teknologi litografi EUV dengan rantai pasokan kompleks yang melibatkan ribuan pemasok. China mengalami pembatasan signifikan di bidang desain chip, wafer silikon, dan peralatan manufaktur yang sangat bergantung pada teknologi AS dan Belanda. Artikel ini ditulis oleh pimpinan SMIC, Empyrean, YMTC, Naura, dan akademisi terkemuka sebagai panggilan aksi nasional.
Seruan ini menuntut penggabungan sumber daya keuangan dan manusia serta penyusunan rencana darurat untuk menghadapi tantangan teknologi. Jika berhasil, ini akan membantu China mengurangi ketergantungan pada teknologi asing dan memperkuat kedaulatan teknologi dalam industri semikonduktornya. Langkah ini juga berpotensi mengubah peta persaingan global di sektor teknologi tinggi.