TLDR
AI dapat meningkatkan manajemen kinerja dengan memberikan wawasan waktu nyata. Penting bagi organisasi untuk mengintegrasikan AI ke dalam proses kerja sehari-hari. Pelatihan dan efektivitas manajer sangat penting untuk memanfaatkan AI secara maksimal dalam penilaian kinerja. AI semakin umum digunakan di tempat kerja untuk mendukung manajemen kinerja, namun penerapan saat ini lebih banyak di fase refleksi setelah pekerjaan selesai. Menurut Gallup, penggunaan AI di antara karyawan AS naik dari 40% ke 45% dalam tempo satu tahun. HR leaders menyadari pentingnya AI namun banyak manajer belum siap secara keterampilan.Masalah utama adalah AI sering kali hanya merangkum kinerja setelah periode kerja, sehingga menyebabkan evaluasi yang bias dan kurang menyeluruh. Penerapan AI yang efektif harus memanfaatkan data secara berkelanjutan melalui interaksi seperti sesi one-on-one dan feedback rutin. Hal ini dapat membantu deteksi masalah lebih dini dan memantau perkembangan keterampilan secara tepat.Untuk sukses, organisasi harus mengintegrasikan AI dalam alur kerja sebenarnya dan disertai pelatihan manajer agar dapat menggunakan wawasan AI secara tepat. Pendekatan ini akan meningkatkan akurasi penilaian, memungkinkan coaching yang lebih baik, dan memperkuat hubungan antara kinerja individu dengan hasil bisnis secara keseluruhan.