TLDR
DuctGPT dapat mempercepat proses penemuan material untuk sistem energi fusi. Tungsten memiliki potensi besar tetapi juga memiliki keterbatasan dalam hal duktilitas. Proyek ini menunjukkan bagaimana kecerdasan buatan dapat digunakan untuk memecahkan masalah kompleks dalam ilmu material. Para ilmuwan di Ames National Laboratory mengembangkan DuctGPT, sebuah alat kecerdasan buatan yang menggabungkan model fisika untuk mempercepat penemuan material tahan panas dan lentur yang diperlukan untuk energi fusi. Alat ini memungkinkan pencarian kombinasi elemen secara cepat dan akurat yang sesuai dengan kebutuhan reaktor fusi.DuctGPT dikembangkan dari model AtomGPT yang dilatih ulang menggunakan data ilmiah material khusus aplikasi fusi. Proyek ini didukung oleh ARPA-E CHADWICK dan align dengan misi dari Departemen Energi yang bertujuan mempercepat pengembangan teknologi material untuk energi terbarukan.Dengan DuctGPT, riset dan pengujian paduan tungsten yang memiliki titik leleh tinggi dan kelenturan optimal dapat dilakukan lebih cepat dan hemat biaya di laboratorium Ames. Ini mempercepat penerapan material baru dalam sistem fusi yang memiliki tantangan lingkungan ekstrim sekaligus membuka peluang penelitian lanjutan.