Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bahaya Komputer Kuantum: Triliunan Aset Digital Terancam Dalam 10 Tahun

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
09 Mei 2026
282 dibaca
2 menit
Bahaya Komputer Kuantum: Triliunan Aset Digital Terancam Dalam 10 Tahun

AI summary

Proyek Eleven memperingatkan bahwa aset digital saat ini rentan terhadap serangan kuantum dalam beberapa tahun ke depan.
Migrasi ke kriptografi pasca-kuantum memerlukan koordinasi yang signifikan di antara berbagai pihak dalam industri digital.
Tantangan dalam mengupgrade Bitcoin ke sistem pasca-kuantum dapat menjadi lebih kompleks dibandingkan dengan perubahan teknis sebelumnya.
Ancaman komputer kuantum yang bisa membobol kriptografi elliptic curve dapat mengancam lebih dari 3 triliun dolar aset digital yang saat ini digunakan teknologi tanda tangan digital tersebut. Proyek Eleven mengungkap risiko besar ini dan menekankan pentingnya solusi kriptografi pasca-kuantum untuk melindungi aset kripto dan infrastruktur penting. Ancaman ini meluas, tidak hanya ke aset digital tapi juga ke sistem perbankan, militer, dan cloud.Komputer kuantum bisa menjalankan algoritma Shor yang mampu mengambil kunci privat dari kunci publik, memungkinkan peretas mengendalikan akun dan dompet digital. Saat ini bereksperimen dengan teknologi post-quantum cryptography sedang dijalankan, salah satunya kerjasama Project Eleven dengan Solana Foundation. Namun, transisi ini memerlukan migrasi kompleks yang butuh waktu bertahun-tahun dan koordinasi dari seluruh ekosistem blockchain dan organisasi terkait.Q-Day atau hari ketika komputer kuantum cukup kuat memecahkan sistem keamanan publik diperkirakan datang paling cepat 2030 dan paling lambat 2033. Waktu migrasi sudah semakin menipis dan jika tidak ada tindakan pengerahan koordinasi cepat, maka risiko pencurian aset digital dan gangguan infrastruktur vital akan meningkat. Proyek Eleven menyoroti konflik antara prinsip pembekuan aset Bitcoin yang rentan dengan hak kepemilikan, menjadi tantangan besar ke depan.

Experts Analysis

Alex Pruden
Migrasi Bitcoin ke kriptografi pasca-kuantum lebih kompleks daripada upgrade sebelumnya dan mungkin memerlukan pembekuan token rentan untuk melindungi ekosistem.
Conor Deegan
Teknologi kuantum akan memaksa seluruh sistem keamanan digital global bertransformasi secara signifikan dalam satu dekade mendatang.
Editorial Note
Keterlambatan migrasi ke kriptografi pasca-kuantum bukan hanya soal teknologi tetapi juga politik dan koordinasi, yang sangat sulit di dunia blockchain yang terdesentralisasi seperti Bitcoin. Tanpa langkah proaktif dan kolaborasi besar, dunia bisa menghadapi krisis keamanan digital yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.