Bitcoin Menghadapi Ancaman Komputer Kuantum dengan Proposal Pembekuan Koin
Finansial
Mata Uang Kripto
15 Apr 2026
166 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Proposal BIP-361 bertujuan untuk melindungi Bitcoin dari ancaman komputasi kuantum.
Kekhawatiran akan komputasi kuantum dapat memaksa pemegang Bitcoin untuk melakukan migrasi koin ke alamat baru.
Tanggapan komunitas terhadap BIP-361 menunjukkan pembagian pendapat mengenai kontrol atas koin dan prinsip dasar Bitcoin.
Komunitas pengembang Bitcoin mengusulkan BIP-361 sebagai langkah pertahanan terhadap ancaman komputer kuantum yang dapat mencuri Bitcoin. Proposal ini memperkenalkan migrasi wajib ke alamat yang tahan kuantum dan pembekuan koin lama sebagai pencegahan. Google memperingatkan ancaman serius komputer kuantum pada blockchain Bitcoin yang bisa terjadi sekitar 2029.
BIP-361 berisi tiga fase dimana fase pertama membatasi kirim ke alamat lama, fase kedua membekukan koin yang belum dimigrasi, dan fase ketiga memungkinkan pemulihan melalui bukti nol pengetahuan. Proposal ini mendapat kritik tajam dari komunitas karena bertentangan dengan prinsip kontrol penuh pengguna. Pengembang menyatakan ini adalah langkah defensif untuk melindungi nilai dan keamanan jaringan.
Jika diimplementasikan, pemilik Bitcoin harus segera memigrasi koin mereka ke alamat baru agar tetap dapat bertransaksi. Kegagalan migrasi dapat menyebabkan pembekuan permanen koin yang melemahkan kepercayaan terhadap sifat tanpa izin dari Bitcoin. Fase pemulihan dengan bukti nol pengetahuan masih dalam penelitian sehingga tidak menjadi jaminan aman saat ini.
Analisis Ahli
Jameson Loop
Langkah ini perlu dilakukan sebagai tindakan defensif untuk melindungi nilai dan kepercayaan Bitcoin dari ancaman teknologi kuantum yang berkembang pesat.Ahli Kriptografi Lainnya
Walaupun metode pembekuan terdengar otoriter, tanpa mekanisme seperti ini, koin lama yang rentan dapat dengan mudah dicuri, memperparah masalah keamanan di blockchain.

