Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Perdebatan Bitcoin: Upgrade Kuantum Pilihan vs Migrasi Paksa Tunggu Ancaman

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
16 Apr 2026
270 dibaca
1 menit
Perdebatan Bitcoin: Upgrade Kuantum Pilihan vs Migrasi Paksa Tunggu Ancaman

AI summary

Pentingnya mempersiapkan peningkatan kuantum-resisten untuk Bitcoin.
Perbedaan pandangan antara pengembang Bitcoin mengenai cara terbaik untuk menghadapi ancaman komputasi kuantum.
Kemajuan dalam teknologi komputer kuantum dapat lebih cepat dari yang diperkirakan, sehingga memerlukan tindakan proaktif.
Paris Blockchain Week menjadi panggung diskusi soal ancaman komputer kuantum terhadap Bitcoin. Adam Back dari Blockstream mendukung pengembangan upgrade tahan kuantum secara opsional sebelum ancaman menjadi darurat. Proses ini diharapkan mencegah perubahan mendadak dan potensi kegagalan sistem.Jameson Lopp dan pengembang lain mengajukan BIP-361 yang menetapkan migrasi paksa dalam lima tahun dan pembekuan koin yang tidak dimigrasi. Ada sekitar satu juta koin yang diperkirakan milik Satoshi Nakamoto serta 5,6 juta lainnya yang tidak bergerak dalam lebih dari satu dekade. Hal ini menimbulkan kekhawatiran soal kesiapan komunitas.Para peneliti Google dan Caltech memperkirakan ancaman komputer kuantum bisa terjadi lebih cepat dari perhitungan sebelumnya. Ini mempercepat urgensi diskusi dan keputusan dalam komunitas Bitcoin. Pilihan antara kesiapan dinamis dan migrasi paksa menjadi kunci keamanan jangka panjang Bitcoin.

Experts Analysis

Adam Back
Mempromosikan pendekatan upgrade sebelum krisis agar proses migrasi bisa lebih aman dan terkontrol, mengandalkan konsensus cepat komunitas Bitcoin saat ancaman nyata datang.
Jameson Lopp
Mengusulkan pendekatan migrasi paksa dengan batas waktu untuk menghindari gejolak dan kredit risiko besar yang muncul bila komunitas tidak bergerak cepat menghadapi ancaman kuantum.
Editorial Note
Pendekatan Adam Back yang fokus pada kesiapan dan fleksibilitas sangat masuk akal karena membiarkan komunitas beradaptasi dinamis sesuai perkembangan teknologi. Namun, risiko stagnasi dan kurangnya kepatuhan pengguna yang tidak bermigrasi harus diantisipasi dengan serius untuk mencegah potensi kerugian besar di masa depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.