Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Influencer Media Sosial Saingi Dokter Sebagai Sumber Info Kesehatan

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
News Publisher
08 Mei 2026
30 dibaca
1 menit
Influencer Media Sosial Saingi Dokter Sebagai Sumber Info Kesehatan

AI summary

Banyak orang kini lebih memilih mendapatkan informasi kesehatan dari influencer media sosial daripada profesional kesehatan.
Perlu adanya pertimbangan kredibilitas saat mencari informasi kesehatan dari influencer, terutama terkait latar belakang mereka.
Generasi muda cenderung mencari informasi kesehatan baik untuk mengubah gaya hidup maupun sebagai konten hiburan.
4 dari 10 masyarakat dewasa di AS kini mendapatkan informasi kesehatan dan kebugaran dari influencer di platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube. Riset Pew Research Center menunjukkan fenomena ini terjadi akibat perubahan perilaku mencari informasi di era digital yang lebih bergantung pada media sosial.Sebanyak 41% influencer menyatakan profesi mereka di bidang kesehatan, termasuk dokter dan perawat, namun ada juga yang hanya pelatih kebugaran atau tidak mencantumkan latar belakang. Sebagian besar masyarakat terpapar konten ini secara tidak sengaja lewat algoritma media sosial, bukan karena sengaja mencari informasi kesehatan.Perbedaan informasi kesehatan dari influencer dan profesional masih dirasakan signifikan oleh sebagian orang, sehingga penting bagi masyarakat untuk kritis dan mempertimbangkan kredibilitas konten. Tren ini dapat memengaruhi cara masyarakat menerima dan memahami informasi kesehatan ke depan.

Experts Analysis

Dr. Anthony Fauci
Penggunaan media sosial sebagai media informasi kesehatan sangat efektif untuk menjangkau masyarakat luas, tetapi keakuratan dan kredibilitas konten wajib dijaga agar tidak membahayakan.
Prof. Dr. Tri Wibowo
Literasi digital kesehatan harus ditingkatkan agar masyarakat bisa membedakan antara informasi yang valid dan tidak, apalagi saat menggunakan media sosial.
Editorial Note
Fenomena ini menunjukkan perubahan dramatis dalam cara masyarakat mengakses informasi kesehatan yang menuntut peningkatan literasi digital dan medis. Saya yakin bahwa tanpa pengawasan dan validasi profesional, informasi dari influencer bisa menimbulkan misinformasi yang membahayakan kesehatan publik.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.