TLDR
Pemilihan konteks yang tepat lebih penting daripada jumlah data yang besar. Pengambilan informasi yang efisien dapat meningkatkan kualitas keputusan dalam AI perusahaan. Sistem AI harus dirancang untuk menyaring informasi yang tidak perlu dan memberikan tindakan berdasarkan konteks yang relevan. Kesalahan utama dalam implementasi AI perusahaan adalah anggapan bahwa semakin banyak data semakin pintar AI tersebut. Padahal, sejak 2018 dan sampai 2026, fokus industri mulai bergeser dari jumlah data ke pemilihan token yang relevan dari data tersebut. Token di sini adalah potongan konteks kecil namun tepat yang dibutuhkan AI untuk bertindak secara cepat dan akurat.Perusahaan memiliki triliunan token data tersebar di banyak sumber seperti CRM, dokumen, ticket, dan komunikasi internal. AI tidak perlu mengakses semua data itu, tetapi harus bisa melakukan retrieval yang benar untuk menemukan data paling relevan. Teknik seperti text-to-SQL, vector search dan reverse indexing sangat membantu dalam hal ini.Masa depan AI perusahaan terletak pada kemampuan perusahaan untuk menggunakan data yang ada secara efektif, bukan terus mengumpulkan data baru. Sistem AI yang dirancang untuk memilih dan mengoptimalkan data sesuai prioritas akan memberikan keunggulan kompetitif dengan mengurangi biaya, kesalahan dan kebingungan.