Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bitcoin Kembali Turun Di Bawah Rp 1.34 miliar ($80.000) Setelah Sempat Naik Singkat

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
08 Mei 2026
1485 dibaca
1 menit
Bitcoin Kembali Turun Di Bawah Rp 1.34 miliar ($80.000) Setelah Sempat Naik Singkat

TLDR

Pergerakan harga Bitcoin saat ini lebih mencerminkan rally sementara daripada pembalikan tren jangka panjang.
Faktor makroekonomi, termasuk keputusan politik, dapat mempengaruhi harga Bitcoin secara signifikan.
Data on-chain menunjukkan perlunya permintaan spot yang lebih kuat untuk mendukung kenaikan yang lebih berkelanjutan.
Bitcoin sempat menembus harga $80.000 namun turun kembali setelah data menunjukkan banyak pemegang jangka pendek mulai mengambil keuntungan. Rally ini dianggap lebih sebagai momentum jangka pendek daripada perubahan tren permanen.CryptoQuant melaporkan bahwa kenaikan harga ini didukung oleh profit-taking terbesar sejak Desember, dengan banyak trader yang menjual saat harga naik. Enflux melihat kenaikan ini sebagai reaksi pasar terhadap keputusan diplomatik Presiden Trump yang sempat menekan harga minyak.Meski ada optimisme dari Glassnode yang menyebut pemulihan struktural, pasar tetap berhati-hati dengan peluang Bitcoin menembus level resistensi $85.200. Prediksi pasar menunjukkan kecil kemungkinan terus naik mulus tanpa koreksi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.