Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bitcoin Tembus 78.000 Dolar, Tanda Awal Momentum Bullish dan Risiko Pasar

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
22 Apr 2026
29 dibaca
1 menit
Bitcoin Tembus 78.000 Dolar, Tanda Awal Momentum Bullish dan Risiko Pasar

AI summary

Bitcoin telah menembus level harga $78,000, menandakan perubahan dalam perilaku pasar.
Ketersediaan Bitcoin di bursa menurun, yang dapat menyebabkan kekurangan pasokan dan meningkatkan volatilitas.
Risiko keamanan di sektor DeFi tetap menjadi perhatian, dengan insiden terbaru yang menunjukkan kerentanan di dalam protokol.
Harga Bitcoin berhasil menembus level 78.000 dolar AS setelah beberapa minggu bergerak di kisaran 65.000 sampai 75.000 dolar. Kenaikan ini dipicu oleh membaiknya sentimen risiko setelah perpanjangan gencatan senjata antara AS dan Iran. Momentum trading pun mendapatkan sinyal yang mereka tunggu selama ini.Data onchain menunjukkan jumlah Bitcoin yang tersedia di bursa turun ke level terendah multi-tahun 2,67 juta BTC, mengindikasikan akumulasi oleh investor jangka panjang. Namun, faktor eksternal seperti harga minyak mentah WTI yang masih fluktuatif dan opsi put Bitcoin yang relatif mahal menunjukkan risiko masih ada di pasar.Kenaikan Bitcoin di atas rata-rata 100 hari memperkuat sentimen bullish yang mengarah ke target rata-rata 200 hari di sekitar 85.900 dolar. Meski demikian, risiko keamanan di sektor DeFi masih menjadi perhatian setelah insiden peretasan protokol Volo senilai 3 juta dolar, sehingga investor harus tetap waspada.

Experts Analysis

analysts at Marex
Breakout dari range 65.000-75.000 dolar merubah perilaku pasar, memaksa penjual untuk mengkaji ulang strateginya dan mendorong trader momentum untuk masuk pasar.
Delta Exchange
Pasokan Bitcoin di bursa yang terus menyusut menandakan kelangkaan yang meningkat dan potensi volatilitas harga yang lebih besar.
Editorial Note
Kenaikan Bitcoin di atas level resistensi kunci membuka peluang bagi investor untuk mengambil posisi beli, yang bisa memperkuat tren bullish dalam jangka pendek hingga menengah. Namun, faktor eksternal seperti pergerakan minyak dan kebijakan Fed harus terus dipantau karena dapat mengubah dinamika pasar secara signifikan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.