Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Tiga Tersangka Korupsi Kredit Rp 600 Miliar Melibatkan Fintech Koinworks dan BRI

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
News Publisher
07 Mei 2026
228 dibaca
1 menit
Tiga Tersangka Korupsi Kredit Rp 600 Miliar Melibatkan Fintech Koinworks dan BRI

AI summary

Kejaksaan Tinggi Jakarta menetapkan tiga tersangka dalam kasus korupsi terkait Koinworks.
Manipulasi pengajuan kredit mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 600 miliar.
Penyidik terus mengembangkan kasus dengan menyita aset dan menginvestigasi keterlibatan pihak lain.
Kejaksaan Tinggi Jakarta menetapkan tiga tersangka atas dugaan korupsi pengajuan kredit yang melibatkan fintech Koinworks dan bank BRI. Tersangka adalah pengurus PT LAT yang memiliki Koinworks dengan modus manipulasi agunan invoice dan kredit tanpa asuransi. Penyaluran kredit ilegal ini menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 600 miliar.Kasus ini diselidiki secara intensif dengan penahanan tiga tersangka sejak 6 Mei 2026 selama 20 hari. Penyidik juga melakukan penyitaan aset, pemeriksaan saksi, dan pendalaman keterlibatan karyawan bank serta nasabah yang terlibat dalam manipulasi. Tindakan ini diambil untuk mengembalikan kerugian negara dan menegakkan hukum.Dari hasil penyidikan, pelaku dihadapkan pada pasal KUHP dan UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang berlaku. Kasus ini menimbulkan dampak penting bagi pengawasan fintech di Indonesia, dan diharapkan menjadi pelajaran bagi industri keuangan digital agar pengajuan kredit dilakukan secara transparan dan sesuai aturan.

Experts Analysis

Ahmad Taufik (Ahli Hukum Pidana Ekonomi)
Kasus ini memperlihatkan bagaimana modus korupsi pada sektor fintech sering memanfaatkan celah regulasi yang masih lemah. Penguatan regulasi dan pengawasan sangat krusial agar fintech bisa maju secara sehat tanpa merugikan negara.
Editorial Note
Kasus ini menunjukkan betapa rapuhnya pengawasan dalam penyaluran kredit fintech yang berkolaborasi dengan perbankan besar. Keseriusan penyidik dalam menahan pelaku dan menyita aset adalah langkah penting untuk memberantas korupsi dan mengembalikan kepercayaan publik pada layanan keuangan digital.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.