Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pengawasan OJK pada Kerja Sama J Trust Bank dan Crowde Terkait Risiko Kredit

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
News Publisher
26 Mar 2025
86 dibaca
1 menit
Pengawasan OJK pada Kerja Sama J Trust Bank dan Crowde Terkait Risiko Kredit

AI summary

OJK terus memantau penyaluran kredit oleh bank kepada fintech P2P untuk mengurangi risiko kredit.
J Trust Bank menemukan pelanggaran dalam kerja sama dengan Crowde yang dapat berujung pada tindakan hukum.
Crowde menegaskan bahwa mereka telah memenuhi kewajiban sesuai perjanjian kerja sama dengan J Trust Bank.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengawasi kerja sama antara PT Bank J Trust Indonesia Tbk. dan platform pinjaman online PT Crowde Membangun Bangsa. OJK meminta J Trust Bank untuk meningkatkan pengelolaan risiko dan tata kelola kredit yang diberikan melalui Crowde. Jika ada peningkatan kredit bermasalah, J Trust Bank diminta untuk menghentikan sementara penyaluran kredit dan mengevaluasi kerja sama dengan Crowde.J Trust Bank menemukan bahwa Crowde diduga melanggar perjanjian kerja sama, karena beberapa petani yang diajukan sebagai penerima pinjaman tidak mengetahui pengajuan tersebut. J Trust Bank kemudian melaporkan manajemen Crowde ke polisi dengan tuduhan penipuan. Namun, pihak Crowde membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa mereka telah menjalankan kewajiban sesuai perjanjian, serta siap memberikan bukti untuk membela diri.

Experts Analysis

Dian Ediana Rae
Pengawasan ketat dan evaluasi yang terus menerus oleh OJK wajib dilakukan untuk menjaga prudential banking dan memitigasi risiko kredit sektor fintech P2P.
Mahatma Mahardika
Crowde telah menjalankan kewajibannya sesuai perjanjian dan siap membuktikan transparansi proses penyaluran dana untuk membantah tuduhan yang diarahkan.
Editorial Note
Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya pengelolaan risiko dan tata kelola yang ketat dalam penyaluran kredit melalui fintech, terutama di sektor yang rentan seperti pertanian. Jika tidak segera ditangani dengan transparan dan akuntabel, risiko reputasi bagi kedua belah pihak dan stabilitas sistem keuangan bisa terancam.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.