Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pendapatan Apple Meningkat Pesat Meski Hadapi Krisis Kelangkaan Memori

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
05 Mei 2026
172 dibaca
1 menit
Pendapatan Apple Meningkat Pesat Meski Hadapi Krisis Kelangkaan Memori

TLDR

Permintaan untuk iPhone 17 masih kuat meskipun ada penurunan di pasar HP global.
Apple melaporkan kenaikan pendapatan yang lebih tinggi dari yang diperkirakan analis.
Respon positif terhadap peluncuran MacBook Neo menunjukkan bahwa Apple dapat menarik perhatian pasar dengan produk yang lebih terjangkau.
Apple berhasil meningkatkan pendapatan sebesar 17% pada kuartal kedua fiskal 2026 meskipun menghadapi krisis kelangkaan memori global. Pendapatan secara keseluruhan mencapai US$111,18 miliar, melampaui perkiraan analis yang hanya US$109,66 miliar. Ini menunjukkan kekuatan permintaan terhadap produk andalan seperti iPhone 17.Permintaan iPhone 17 tetap kuat dan menjadi produk paling populer sepanjang sejarah Apple menurut CEO Tim Cook. Selain itu, layanan Apple juga menunjukkan pertumbuhan signifikan, dengan pendapatan layanan naik 16% mencapai US$30,98 miliar dan basis pelanggan aktif mencapai lebih dari 2,5 miliar perangkat. Apple juga merilis MacBook Neo yang mendapat respon sangat positif dari pelanggan.Meski ada risiko biaya memori yang meningkat, Apple optimis dapat mengelola margin dengan baik dan memperkirakan pendapatan kuartal ketiga akan naik sekitar 14%-17%. Hal ini menunjukkan kemampuan perusahaan beradaptasi dengan kondisi pasar yang menantang sekaligus mempertahankan posisi dominannya di industri teknologi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.