Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China dan Indonesia Luncurkan Pembayaran Digital Lintas Batas Pakai Alipay dan QRIS

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
News Publisher
04 Mei 2026
186 dibaca
1 menit
China dan Indonesia Luncurkan Pembayaran Digital Lintas Batas Pakai Alipay dan QRIS

AI summary

Tiongkok dan Indonesia meluncurkan sistem pembayaran QR lintas batas untuk memfasilitasi transaksi keuangan.
Inisiatif ini mendukung upaya Tiongkok untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS dan meningkatkan penggunaan yuan.
Kerjasama ini mencerminkan langkah-langkah yang diambil untuk memperkuat hubungan ekonomi antara Tiongkok dan negara-negara ASEAN.
China dan Indonesia meluncurkan sistem pembayaran QR lintas batas yang memungkinkan pengguna menggunakan aplikasi domestik seperti Alipay dan QRIS untuk transaksi ritel. Sistem ini memungkinkan pembayaran dalam mata uang lokal, menandai kemajuan penting dalam integrasi keuangan regional.Inisiatif ini sejalan dengan langkah Beijing yang ingin mengurangi ketergantungan pada dolar AS dan mempromosikan penggunaan yuan secara internasional. Program serupa telah diterapkan di Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Singapura sebagai bagian dari konektivitas finansial yang semakin erat antara China dan negara-negara ASEAN.Langkah ini akan mengurangi biaya transaksi dan risiko nilai tukar di kedua negara, serta memperkuat peran yuan dalam perdagangan regional. Di masa depan, China diperkirakan akan memperluas inisiatif ini ke lebih banyak negara ASEAN dan mitra strategis, mendukung kedaulatan finansial dan integrasi ekonomi regional.

Experts Analysis

alicia garcia-herrero
Langkah ini praktis untuk memperdalam hubungan keuangan dan mengurangi risiko serta biaya transaksi, sejalan dengan agenda dedolarisasi dan mendorong yuan dalam integrasi ekonomi regional.
Editorial Note
Ini adalah langkah strategis China yang cerdas dan pragmatis dalam meningkatkan integrasi ekonomi dengan ASEAN sekaligus mempromosikan yuan tanpa harus menunggu perubahan besar pada ekonomi global. Namun, tantangan tetap ada terkait penerimaan luas dan infrastruktur pembayaran di tiap negara yang mungkin memperlambat percepatan internasionalisasi yuan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.