TLDR
Proyek TAKE OFF berfokus pada pengembangan mesin terbuka yang dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi emisi. Mesin dengan rasio bypass yang lebih tinggi menawarkan potensi untuk menghasilkan tenaga yang sama dengan konsumsi bahan bakar yang lebih sedikit. Uji terbang yang direncanakan pada Airbus A380 akan memberikan data penting untuk desain akhir dan upaya sertifikasi mesin terbuka. CFM, gabungan Safran dan GE Aerospace, meluncurkan proyek TAKE OFF dengan tujuan mengembangkan mesin open-fan yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Proyek ini didukung dana 100 juta euro dari program Clean Aviation Uni Eropa. Mesin open-fan ini menjanjikan peningkatan rasio bypass jauh di atas mesin konvensional.Mesin open-fan menghilangkan saluran mesin tradisional sehingga meningkatkan bypass ratio menjadi 60:1, dibandingkan dengan mesin saat ini yang memiliki rasio 10:1-12:1. Lebih dari 400 jam pengujian terowongan angin telah dilakukan, dan pengujian sistem tingkat lanjut akan dilakukan mulai 2027. Pengujian penerbangan dengan Airbus A380 direncanakan pada 2029 untuk mengumpulkan data operasional lengkap.Pengembangan mesin open-fan ini diprediksi dapat mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi hingga 20 persen. Namun, tantangan terbesar adalah tingkat kebisingan yang lebih tinggi tanpa saluran pelindung. Jika berhasil, mesin ini bisa mulai digunakan secara komersial sekitar tahun 2035, membuka era baru efisiensi dan keberlanjutan di industri penerbangan.