AI summary
Keberhasilan uji terbang menandai langkah maju dalam pengembangan sistem propulsi penerbangan independen di Tiongkok. Penggunaan 3D printing dan Topology Optimization dapat mempercepat siklus pengembangan mesin penerbangan. Mesin turbojet miniatur ini berpotensi untuk digunakan dalam aplikasi penerbangan yang lebih kompleks di masa depan. Aero Engine Corporation of China (AECC) berhasil menguji mesin turbojet miniatur yang diproduksi dengan teknologi 3D printing. Ini merupakan langkah penting dalam pengembangan sistem propulsi penerbangan mandiri di China, sekaligus memvalidasi metode manufaktur modern berbasis desain digital dan manufaktur aditif.Sebelumnya, mesin tersebut telah menjalani uji penerbangan dengan dibawa oleh pesawat tanpa awak pada ketinggian 4.000 meter. Kini, mesin berhasil melakukan penerbangan tunggal selama 30 menit dengan kecepatan Mach 0,75 dan mencapai ketinggian 6.000 meter, menunjukkan keandalan dan kestabilan di kondisi kompleks.Mesin ini dibuat dengan metode kombinasi optimasi topologi dan 3D printing yang menghasilkan struktur yang ringan dan rumit yang sulit dibuat dengan metode manufaktur tradisional. Bagian mesin berputar utama yang menyumbang lebih dari 75% berat keseluruhan dicetak menggunakan teknologi 3D printing.Pendekatan ini tidak hanya mengurangi jumlah komponen dan berat mesin, tetapi juga mempermudah operasi dan perawatan di masa depan. Keberhasilan uji ini membuka peluang untuk pengujian lebih lanjut dengan target ketinggian dan kecepatan yang lebih tinggi.Penggunaan teknologi manufaktur ini diprediksi akan mempercepat siklus pengembangan mesin jet di China dan memberikan peluang untuk inovasi yang lebih cepat dalam teknologi propulsi pesawat, mengurangi ketergantungan pada teknologi asing.
Penggunaan 3D printing dan optimasi topologi dalam manufaktur mesin turbojet ini adalah lompatan besar yang menunjukkan kemajuan teknologi manufaktur China. Namun, untuk benar-benar bersaing di tingkat global, AECC harus terus meningkatkan efisiensi bahan dan ketahanan mesin dalam jam terbang yang lebih lama.