Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kegagalan Besar Web3 Gaming: Saat Token Dan NFT Tak Bisa Pikat Gamer

Teknologi
Permainan Console, PC, Mobile dan VR
News Publisher
23 Apr 2026
2576 dibaca
1 menit
Kegagalan Besar Web3 Gaming: Saat Token Dan NFT Tak Bisa Pikat Gamer

TLDR

Sektor GameFi mengalami penurunan drastis karena ketidakcocokan antara model keuangan dan kebutuhan pemain.
Investasi di game berbasis blockchain telah beralih ke sektor lain seperti AI dan tokenisasi aset nyata.
Banyak proyek game berbasis blockchain yang gagal meskipun mendapatkan investasi besar sebelum meluncurkan produk.
Industri Web3 gaming mengalami kehancuran akibat gagal membangun produk game yang menarik dan fokus pada spekulasi token dan NFT. Sekitar 93% proyek GameFi sudah mati dengan nilai token anjlok hingga 95% sejak puncak tahun 2022. Model play-to-earn yang dominan menjadi penyebab utama karena ketergantungannya pada arus masuk pemain baru yang tidak berkelanjutan.Data menunjukkan lebih dari 300 game blockchain telah ditutup sementara investasi di sektor gaming menurun drastis hingga 93% pada tahun 2025, beralih ke AI dan tokenisasi aset dunia nyata. Studi kasus seperti Axie Infinity yang kehilangan jutaan pengguna dan Pixelmon yang gagal meluncurkan game setelah mengumpulkan 70 juta dolar menggambarkan kegagalan sistemik ini dengan jelas.Akibatnya, investor dan studio kini beralih ke teknologi lain yang lebih prospektif seperti AI dan infrastruktur blockchain yang lebih stabil. Kegagalan Web3 gaming menjadi pelajaran penting tentang pentingnya produk yang berorientasi pengalaman pengguna, bukan sekadar dorongan spekulasi keuangan semata.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.