Dua Lubang Hitam Supermasif Akan Tabrakan dalam Kurang 100 Tahun, Gelombang Gravitasi Terkuat Terlihat
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
20 Apr 2026
190 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Dua lubang hitam supermasif di galaksi Markarian 501 sedang menuju tabrakan.
Peristiwa tabrakan ini dapat menghasilkan gelombang gravitasi yang dapat terdeteksi dari Bumi.
Penemuan ini memberikan wawasan baru tentang interaksi antara lubang hitam supermasif.
Para astronom menemukan sinyal keberadaan dua lubang hitam supermasif yang mengorbit di galaksi Markarian 501 dan diperkirakan akan bertabrakan kurang dari 100 tahun ke depan. Penemuan ini berasal dari pengamatan teleskop radio selama puluhan tahun terhadap blazar yang berjarak sekitar 500 juta tahun cahaya.
Analisis menunjukkan adanya dua jet energi berbeda yang masing-masing berasal dari lubang hitam dengan massa antara 100 juta hingga 1 miliar kali Matahari. Kedua lubang hitam ini saling mengorbit dengan periode 121 hari dan jarak antara mereka hanya sekitar 250 hingga 540 kali jarak Bumi-Matahari, menandakan jarak yang sangat dekat secara kosmik.
Saat tabrakan terjadi, diperkirakan akan terjadi pelepasan gelombang gravitasi sangat kuat yang dapat dideteksi di Bumi. Deteksi ini berpotensi membuka wawasan baru tentang sifat lubang hitam supermasif dan dinamika galaksi aktif yang selama ini masih banyak misterinya.
Analisis Ahli
Silke Britzen
Penemuan adanya dua jet energi berbeda sangat luar biasa dan membuktikan konsep interaksi lubang hitam ganda di inti galaksi yang aktif.
