Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Penemuan Lubang Hitam Supermasif Tertua di Galaksi CAPERS-LRD-z9

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
08 Agt 2025
282 dibaca
2 menit
Penemuan Lubang Hitam Supermasif Tertua di Galaksi CAPERS-LRD-z9

Rangkuman 15 Detik

Penemuan lubang hitam supermasif tertua memberikan wawasan baru tentang pembentukan lubang hitam di alam semesta awal.
Teleskop Luar Angkasa James Webb telah berperan penting dalam mengidentifikasi galaksi dan lubang hitam kuno.
Pertumbuhan lubang hitam awal mungkin jauh lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya.
Para astronom baru saja menemukan lubang hitam supermasif tertua yang pernah terdeteksi di alam semesta dengan menggunakan data dari Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST). Objek ini berada di galaksi bernama CAPERS-LRD-z9 dan terbentuk hanya sekitar 500 juta tahun setelah Big Bang, atau sekitar 13,3 miliar tahun yang lalu. Para ilmuwan mengamati fenomena yang disebut Little Red Dots (LRD), titik-titik cahaya kecil dari formasi kuno di awal pembentukan alam semesta. Sekitar 70 persen dari LRD ini menunjukkan tanda-tanda gas yang berputar sangat cepat, suatu indikasi keberadaan cakram akresi di sekitar lubang hitam supermasif. Analisis spektroskopi cahaya dari galaksi CAPERS-LRD-z9 mengkonfirmasi keberadaan lubang hitam supermasif dengan massa sekitar 300 juta kali massa matahari. Lubang hitam ini sangat besar, bahkan dibandingkan dengan lubang hitam supermasif yang lebih muda. Temuan ini menimbulkan pertanyaan penting tentang bagaimana lubang hitam bisa tumbuh sangat cepat atau sudah sangat masif sejak awal alam semesta. Ini menantang banyak model pembentukan lubang hitam yang selama ini dipercaya para ilmuwan. Ke depan, tim peneliti berencana melakukan pengamatan lanjutan dengan resolusi lebih tinggi menggunakan JWST untuk lebih memahami Little Red Dots dan asal-usul lubang hitam kuno ini, yang merupakan kejutan besar dalam data awal JWST.

Analisis Ahli

Anthony Taylor
Penemuan ini merupakan batas teknis terjauh dalam pencarian lubang hitam, menunjukkan potensi besar teknologi saat ini.
Steven Finkelstein
Lubang hitam awal mungkin tumbuh lebih cepat daripada model prediksi atau sudah sangat masif sejak awal alam semesta.