Prancis Dorong Stablecoin Euro dan Tokenisasi Deposito Bank untuk Saingi Dominasi Dolar
Finansial
Mata Uang Kripto
17 Apr 2026
138 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Prancis menunjukkan dukungan untuk stabilcoin yang diterbitkan dalam euro.
Inisiatif Qivalis bertujuan untuk melawan dominasi AS dalam pembayaran digital.
Ada kekhawatiran mengenai ancaman terhadap kedaulatan moneter akibat penggunaan stabilcoin.
Menteri Keuangan Prancis Roland Lescure mengumumkan dukungan terhadap pengembangan stablecoin yang dipatok dengan euro dan mendorong bank-bank Eropa mengeksplorasi tokenisasi deposito. Konsorsium Qivalis, yang terdiri dari 12 bank besar Eropa, berencana meluncurkan stablecoin euro pada paruh kedua tahun 2026. Inisiatif ini bertujuan melawan dominasi pembayaran digital dolar AS.
Meski sebelumnya ada sikap ketat dari pemerintah dan bank sentral Prancis terhadap stablecoin yang dianggap mengancam kedaulatan moneter, Lescure menilai volume stablecoin euro saat ini masih terlalu kecil dibandingkan dolar dan tidak memadai. Bank-bank besar Eropa seperti BBVA, ING, UniCredit, dan BNP Paribas terlibat dalam pengembangan stablecoin ini. Mereka berharap stablecoin ini akan mendorong inovasi sekaligus mempertahankan kontrol moneter.
Langkah mendorong stablecoin euro dan tokenisasi deposito ini memiliki potensi untuk mengubah lanskap pembayaran digital di Eropa. Hal ini penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dan memperkuat kedaulatan moneter Uni Eropa. Peluncuran stablecoin pada 2026 akan menjadi tonggak besar dalam mengintegrasikan teknologi blockchain dengan perbankan konvensional di Eropa.
Analisis Ahli
Roland Lescure
Mendukung pengembangan stablecoin euro sebagai langkah strategis menghadapi dominasi dolar dan mendorong inovasi perbankan melalui tokenisasi.Bruno Le Maire
Pernah memandang stablecoin sebagai ancaman terhadap kedaulatan negara dan mendukung regulasi ketat untuk menghindari privatisasi uang.Francois Villeroy de Galhau
Mengingatkan tentang risiko stabilitas moneter akibat stablecoin dan tokenisasi uang swasta yang bisa melemahkan kontrol bank sentral.