Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pengaruh Jeda Serangan AS-Iran Terhadap Lonjakan Harga Bitcoin dan Pasar Krisis Energi

Finansial
Mata Uang Kripto
CoinDesk CoinDesk
24 Mar 2026
170 dibaca
1 menit
Pengaruh Jeda Serangan AS-Iran Terhadap Lonjakan Harga Bitcoin dan Pasar Krisis Energi

Rangkuman 15 Detik

Ketegangan geopolitik antara AS dan Iran dapat mempengaruhi pasar cryptocurrency.
Kenaikan harga Bitcoin dan altcoin menunjukkan minat investor yang kuat dalam aset digital.
Pasar tradisional juga menguat bersamaan dengan pasar cryptocurrency, menunjukkan keterkaitan antara kedua sektor.
Bitcoin melonjak di atas 70.000 USD dan bertahan di level ini setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan jeda lima hari serangan terhadap infrastruktur energi Iran. Ini memicu reli di pasar kripto dan pasar tradisional, meskipun Iran menyangkal adanya pembicaraan diplomatik. Altcoin utama seperti Ether, Solana, dan DOGE naik sekitar 5%, sedangkan saham-saham penambang bitcoin mengalami penguatan signifikan, dengan Hut 8 melonjak lebih dari 11%. Pasar saham Amerika, termasuk S&P 500 dan Nasdaq, juga menutup sesi dengan kenaikan sekitar 1,2%. Hal ini mengindikasikan bahwa jeda ini berpotensi meredakan kekhawatiran inflasi jika pasokan energi stabil, memungkinkan bitcoin mencapai kembali level 74.000-76.000 USD. Sebaliknya, kegagalan diplomasi atau gangguan pasokan bisa menekan bitcoin kembali ke kisaran 60.000 USD.

Analisis Ahli

Jasper de Maere
Ruang gerak harga kripto terbuka bergantung pada stabilitas minyak dan kelancaran pengiriman di Selat Hormuz, yang akan mempengaruhi ekspektasi suku bunga dan sikap pasar terhadap risiko.