Mengapa Profesor Zhang Kai Memilih Pulang ke China di Tengah Pembatasan Visa AS
Sains
Fisika dan Kimia
15 Apr 2026
180 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Zhang Kai adalah contoh ilmuwan yang mempertimbangkan kembali karirnya untuk mendukung pendidikan di China.
Larangan 10043 berdampak pada banyak mahasiswa dan peneliti dari China yang ingin melanjutkan studi di AS.
Kembali ke negara asal dapat membuka peluang baru bagi generasi muda dalam bidang penelitian.
Profesor Zhang Kai, ilmuwan terkemuka dalam bidang cryo-electron microscopy, sedang mempertimbangkan untuk kembali ke China setelah mengalami kendala visa bagi mahasiswa PhD-nya di AS. Keputusan ini dipengaruhi oleh kebijakan visa 10043 yang membatasi penerbitan visa untuk mahasiswa China di bidang STEM.
Kebijakan visa 10043 yang disahkan pada Mei 2020 oleh pemerintahan Trump membatasi visa berdasar bidang studi, hubungan universitas, dan dana dari pemerintah China. Banyak ilmuwan China di luar negeri memilih untuk tidak membuka alasan pulang karena faktor politik dan non-ilmiah.
Kembalinya para ilmuwan seperti Zhang ke China dapat meningkatkan pengembangan riset nasional dan memberikan lebih banyak peluang bagi generasi muda di China, sekaligus menandai perubahan dinamika global dalam riset dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Analisis Ahli
Professor Zhang Kai
Kebijakan visa yang semakin ketat menjadikan saya serius mempertimbangkan kembali ke China agar bisa terus mendukung mahasiswa dan mewujudkan tujuan riset saya.


