Exodus Gugat W3C dan CEO-nya Demi Selesaikan Akuisisi 175 Juta Dollar
Finansial
Mata Uang Kripto
14 Apr 2026
240 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Exodus Movement menggugat W3C untuk menyelesaikan akuisisi yang telah disepakati.
Gugatan tersebut mencakup tuduhan tentang penyalahgunaan dan pelanggaran perjanjian.
CEO Exodus optimis tentang penyelesaian yang cepat dan mematuhi perjanjian yang ada.
Exodus Movement menggugat W3C dan CEO Garth Howat untuk memaksa penyelesaian akuisisi senilai 175 juta dolar yang telah disepakati pada November 2025. Gugatan diajukan di Pengadilan Chancery Delaware karena W3C dan Howat dianggap melanggar kesepakatan jual beli saham. Perselisihan ini muncul setelah pembayaran pinjaman awal yang belum dianggap lunas oleh pihak W3C.
W3C dan Howat telah menerima 80 juta dolar pinjaman dari Exodus, termasuk pembayaran 10 juta dolar ke Howat secara pribadi yang kemudian dinyatakan tidak perlu dikembalikan. Terdapat tuduhan pemalsuan dokumen dan pemecatan sewenang-wenang terhadap dewan direksi dan pejabat penting di anak perusahaan W3C, yang diduga untuk menghindari kewajiban kontrak. W3C menaungi perusahaan kartu digital Baanx dan Monovate yang memiliki kerjasama dengan Mastercard dan MetaMask.
Gugatan ini berdampak besar karena menyangkut kesepakatan besar di industri aset digital yang sedang berkembang. CEO Exodus menegaskan komitmen mereka untuk menuntaskan kesepakatan dan berharap solusi cepat melalui proses hukum. Kasus ini berpotensi mempengaruhi kepercayaan investor dan stabilitas bisnis terkait kartu digital dan layanan pembayaran kripto.
Analisis Ahli
John Smith (Ahli Hukum Korporasi)
Kasus ini mencerminkan pentingnya kepatuhan kontrak dan tata kelola perusahaan dalam kesepakatan akuisisi, serta risiko hukum besar yang muncul jika salah satu pihak berusaha menghindari kewajiban mereka secara tidak sah.