Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mahkamah Tinggi Bombay Lindungi Dana Kripto CoinSwitch dari Peretasan WazirX

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (6mo ago) cryptocurrency (6mo ago)
10 Okt 2025
203 dibaca
2 menit
Mahkamah Tinggi Bombay Lindungi Dana Kripto CoinSwitch dari Peretasan WazirX

Rangkuman 15 Detik

Keputusan pengadilan memperkuat hak CoinSwitch untuk memulihkan asetnya yang dicuri.
Zanmai Labs tidak dapat mengalihkan tanggung jawabnya kepada Binance terkait peretasan.
Pengadilan menekankan pentingnya melindungi aset pengguna dari kerugian akibat kelalaian keamanan.
Pada Juli 2024, platform WazirX mengalami peretasan besar yang membuat dana kripto senilai 234 juta dolar hilang, terutama token ERC-20. CoinSwitch, salah satu bursa kripto terbesar di India, mulai memperjuangkan haknya untuk mengakses dana sekitar 9,7 juta dolar yang dibekukan di WazirX. Sebelumnya, pihak Zanmai Labs yang mengoperasikan WazirX enggan memberikan akses tersebut. Kasus ini membawanya ke Mahkamah Tinggi Bombay, di mana hakim menguatkan keputusan arbitrase yang mewajibkan Zanmai Labs menyediakan jaminan bank senilai 5,4 juta dolar untuk melindungi klaim CoinSwitch. Hakim juga menolak argumen Zanmai bahwa tanggung jawab terkait keamanan adalah milik Binance, perusahaan yang sebelumnya mengakuisisi WazirX. Putusan pengadilan ini memutuskan hanya token ERC-20 yang dicuri yang menerima pengurangan nilai sebesar 45 persen, sedangkan aset lainnya dilindungi dari kerugian yang diusulkan dalam skema pembagian kerugian Zettai. Ini menjadi tanda penting bahwa aset pengguna harus dijaga dan tidak boleh terkena dampak negatif dari kerentanan keamanan platform. Salah satu pengacara CoinSwitch, Navodaya Singh Rajpurohit, menyatakan bahwa putusan ini menegaskan bahwa hak aset yang dibekukan harus dilindungi dan keputusan pengadilan tingkat banding tidak akan dibatalkan kecuali ada alasan kuat. Putusan juga menyebutkan ketidakjelasan antara hubungan Zettai dan Binance yang masih menjadi masalah. Setelah hack besar ini, WazirX membekukan penarikan dana, menyebabkan CoinSwitch mengajukan gugatan untuk memulihkan asetnya. Majelis hakim memutuskan menolak semua petisi dari Zanmai Labs dan menetapkan sidang lanjutan terkait kemungkinan penghinaan pengadilan pada November 2025, memastikan perlindungan hukum terus berjalan.

Analisis Ahli

Navodaya Singh Rajpurohit
Putusan mengokohkan standar hukum bahwa interim discretion tidak dapat dibatalkan kecuali sangat tidak masuk akal dan melindungi aset pengguna dari erosi akibat kebocoran keamanan.