AI summary
Bank of Korea berusaha untuk menerapkan regulasi yang lebih ketat pada bursa cryptocurrency. Insiden di Bithumb menunjukkan potensi risiko dalam perdagangan cryptocurrency. Sirkuit breaker tidak selalu efektif dalam pasar global yang terdesentralisasi seperti cryptocurrency. Bank of Korea mengusulkan pemasangan circuit breaker pada bursa cryptocurrency di Korea Selatan untuk menghentikan perdagangan saat harga bergerak ekstrem. Usulan ini muncul sebagai respons terhadap insiden Bithumb yang menyebabkan distribusi bitcoin palsu sekitar 60 triliun won. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko crash harga dan mencegah kerugian besar di pasar lokal.Insiden Bithumb pada Februari 2024 yang melibatkan kesalahan input karyawan menyebabkan bitcoin turun 17% di bursa tersebut. Bithumb dan beberapa bursa lain seperti Upbit sudah memiliki sistem proteksi seperti price collars. Namun volatilitas dan penyimpangan harga masih berpotensi terjadi karena bitcoin bertransaksi di banyak bursa global.Penerapan circuit breaker untuk kripto menghadapi kendala karena tidak ada satu bursa yang menguasai pasar global. Meski demikian, aturan ini akan dimasukkan dalam Digital Asset Basic Act untuk memperkuat regulasi domestik. Langkah ini menjadi penting untuk memperbaiki stabilitas pasar dan meningkatkan kepercayaan investor.
Walaupun ide pemasangan circuit breaker di bursa crypto Korea Selatan tepat untuk mencegah kerugian besar akibat kesalahan manusia dan volatilitas ekstrem, tanpa mekanisme koordinasi antar bursa internasional efeknya akan terbatas. Solusi jangka panjang harus melibatkan standar global agar pasar crypto lebih stabil dan terlindungi dari manipulasi maupun panic selling.