Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Konflik Geopolitik Dorong Pedagang Komoditas Pindah ke Stablecoin USDT

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (7h ago) cryptocurrency (7h ago)
12 Apr 2026
9 dibaca
1 menit
Konflik Geopolitik Dorong Pedagang Komoditas Pindah ke Stablecoin USDT

Rangkuman 15 Detik

Konflik geopolitik meningkatkan risiko kepatuhan di sektor perbankan, menyebabkan debanking di pasar komoditas.
Stablecoin, terutama Tether, semakin banyak digunakan sebagai alternatif untuk transaksi perdagangan internasional.
Haycen berupaya untuk mengatasi masalah likuiditas dan efisiensi dalam keuangan perdagangan melalui penerbitan stablecoin khusus.
Perang yang melibatkan Iran meningkatkan ketakutan kepatuhan di bank Barat sehingga beberapa pedagang komoditas terdebanking. Hal ini membuat akses ke sistem perbankan tradisional menjadi sangat terbatas bagi pedagang komoditas global di pasar yang bernilai sekitar 2 triliun dolar AS. Stablecoin menjadi solusi sementara untuk mengatasi kendala ini. Pedagang dan pemberi pinjaman non-bank semakin bergantung pada stablecoin seperti Tether USDT untuk pembayaran lintas negara dengan likuiditas global yang dalam dan kecepatan transaksi. Stablecoin kini memiliki kapitalisasi pasar lebih dari 300 miliar dolar AS dan volume transaksi lebih dari 4 triliun dolar AS pada tahun 2025. Stablecoin bukan lagi hanya alat dalam crypto trading tetapi menjadi bagian penting dalam pembayaran dan penyelesaian perdagangan global. Untuk mengatasi sistem perdagangan global yang terfragmentasi, Haycen mengeluarkan stablecoin khusus, USDhn, yang menyasar kebutuhan pembiayaan perdagangan non-bank. Model ini mengurangi ketergantungan pada perbankan koresponden yang lambat dan tidak efisien, memungkinkan penyelesaian transaksi instan dan transparan. Jika ketegangan politik terus berlanjut, penggunaan stablecoin dalam perdagangan internasional akan semakin meluas dan mempercepat adopsi teknologi blockchain di sektor nyata.

Analisis Ahli

Luke Sully
Menyatakan stablecoin adalah solusi sementara bagi problema debanking, menyoroti kebutuhan pasar akan alat pembayaran cepat dan likuid di luar bank.
S&P Global
Menegaskan bank berhati-hati terhadap stablecoin meskipun pasar dan transaksi stablecoin tumbuh pesat.