Patahan Palu-Koro: Ancaman Tsunami Raksasa di Bawah Laut Sulawesi Terungkap
Sains
Iklim dan Lingkungan
12 Apr 2026
21 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Patahan Palu-Koro memiliki potensi besar untuk memicu tsunami di Sulawesi.
Gempa yang mengguncang Palu pada 2018 menunjukkan dampak yang luas akibat pergerakan dasar laut.
Penemuan baru ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang mekanisme tsunami yang terjadi di Sulawesi.
Sebuah patahan besar yang disebut patahan Palu-Koro ditemukan di bawah laut Sulawesi yang memanjang hingga dasar laut dan memiliki perbedaan ketebalan kerak bumi. Penemuan ini dilakukan melalui analisis sinyal sensor oleh Tang Tingwei dari Chinese Academy of Science. Patahan ini diyakini menjadi sebab utama terjadinya tsunami tinggi saat gempa Palu 2018.
Ketebalan kerak bumi di dasar laut Sulawesi hanya sekitar 8 kilometer, berbeda dengan kerak di sekitarnya yang mencapai 26 hingga 30 kilometer. Perbedaan ini menyebabkan tekanan terkonsentrasi pada patahan dan saat gempa, patahan mengalami runtuh supershear yang mempercepat kerusakan dan menyebabkan perpindahan dasar laut. Inilah yang memicu tsunami dengan gelombang hampir 11 meter di pesisir Palu.
Temuan patahan ini menjelaskan mengapa tsunami Palu luar biasa tinggi dan memperingatkan potensi bencana serupa jika patahan ini kembali aktif. Penting untuk meningkatkan sistem mitigasi dan peringatan dini guna mengurangi risiko korban jiwa dan kerusakan harta benda di masa yang akan datang.
Analisis Ahli
Tang Tingwei
Penemuan patahan ini membuka perspektif baru mengenai dinamika patahan sesar dan pergerakan kerak bumi di zona ini yang sangat berpotensi menimbulkan tsunami berbahaya.Ahmad Bahtiar
Patahan Palu-Koro memberikan bukti konkret bahwa sistem patahan tidak hanya berdampak lokal tapi juga mengancam daerah pesisir dengan tsunami dahsyat, sehingga mitigasi bencana harus terintegrasi lebih jauh.


