Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Neuralink Buka Pendaftaran 10.000 Peserta Uji Chip Otak untuk Revolusi Teknologi

Sains
Neurosains and Psikologi
neuroscience-and-psychology (16h ago) neuroscience-and-psychology (16h ago)
12 Apr 2026
154 dibaca
1 menit
Neuralink Buka Pendaftaran 10.000 Peserta Uji Chip Otak untuk Revolusi Teknologi

Rangkuman 15 Detik

Neuralink telah menerima lebih dari 10.000 pendaftar untuk uji coba chip otak.
Teknologi chip otak dapat memungkinkan manusia untuk berkomunikasi melalui telepati dan menyimpan memori.
Uji coba saat ini terbatas pada penderita kelumpuhan, tetapi diharapkan dapat diperluas di masa depan.
Neuralink mengumumkan telah menerima lebih dari 10.000 pendaftar global untuk program uji coba implan chip otak. Program tersebut terbuka melalui situs Patient Registry sejak awal tahun dan bertujuan membantu penderita kelumpuhan motorik dalam mengendalikan komputer dengan pikiran. Uji klinis telah dilakukan pada 12 pasien dan akan dilanjutkan pada 13 pasien tambahan hingga akhir 2025. Versi chip N1 Neuralink terhubung lewat Bluetooth dan memungkinkan pasien menggerakkan lengan robot, menjelajahi internet, dan bermain game hanya dengan pikiran. Teknologi ini masih terbatas untuk penderita kelumpuhan akibat penyakit saraf motorik dan cedera tulang belakang. Namun Elon Musk menyatakan bahwa nantinya teknologi ini bisa digunakan oleh orang tanpa disabilitas serta memungkinkan interaksi langsung dengan kecerdasan buatan. Teknologi ini berpotensi membawa perubahan besar dalam komunikasi dan fungsi kognitif manusia, seperti komunikasi telepati, pengembalian penglihatan, pemutaran musik langsung ke otak, hingga mengunggah memori ke tubuh robot. Namun, kemajuan ini juga menimbulkan isu etika dan hukum yang perlu diperhatikan agar teknologi berkembang dengan bertanggung jawab.

Analisis Ahli

DJ Seo
Teknologi antarmuka otak-komputer merupakan frontier baru yang memerlukan pertimbangan moral, etika, serta hukum untuk menghindari dampak negatif sekaligus memaksimalkan manfaatnya bagi umat manusia.