Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kekhawatiran Perisai Panas Artemis II: Apakah Aman Bawa Astronot Pulang?

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (7d ago) astronomy-and-space-exploration (7d ago)
09 Apr 2026
109 dibaca
2 menit
Kekhawatiran Perisai Panas Artemis II: Apakah Aman Bawa Astronot Pulang?

Rangkuman 15 Detik

Misi Artemis II berisiko tinggi terkait dengan pelindung panas Orion yang belum sepenuhnya teruji.
NASA telah melakukan modifikasi pada jalur reentry untuk meningkatkan keselamatan astronot.
Beberapa ahli masih skeptis terhadap keputusan NASA untuk melanjutkan misi dengan pelindung panas yang sama.
Misi Artemis II yang mengirim empat astronot mengelilingi bulan akan segera mendarat kembali di Bumi dengan kecepatan reentry tertinggi dalam sejarah manusia. Perisai panas Orion yang melindungi astronot selama memasuki atmosfer bumi, hampir sama dengan yang digunakan pada misi tak berawak Artemis I yang mengalami retak dan kehilangan material. NASA memutuskan untuk mengubah jalur masuk ulang supaya perisai panas tidak mengalami tekanan yang sama seperti pada misi sebelumnya. Investigasi NASA menemukan bahwa tekanan gas yang terperangkap dalam material Avcoat perisai panas menjadi penyebab utama kerusakan yang terjadi saat Artemis I. Karena itu jalur reentry diubah dengan sudut lebih curam agar waktu paparan panas dan tekanan berkurang. Meski tidak ada penggantian perisai panas, NASA yakin perubahan ini cukup aman untuk misi berawak. Namun, beberapa ahli dan mantan astronaut mengkritik dan meragukan langkah NASA ini. Walaupun pihak NASA dan kru Artemis II optimis misi berjalan lancar, kritik terhadap keamanan perisai panas tetap berlanjut dan menimbulkan perdebatan publik. Jika reentry berhasil, maka jalur baru ini bisa menjadi solusi sementara sampai perisai yang lebih baik dikembangkan. Tapi kegagalan perisai serius bisa menyebabkan risiko besar terhadap keselamatan astronot dan menunda misi luar angkasa berawak berikutnya.

Analisis Ahli

Ed Macaulay
Meski berstatus sebagai 'nervous flyer', saya percaya bahwa keberhasilan teknis misi sejauh ini memberikan alasan kuat untuk optimisme tentang reentry yang aman selama jalur masuk ulang diikuti dengan benar.
Danny Olivas
Tim NASA mengerjakan masalah yang sulit dengan sangat baik dan menunjukkan komitmen tinggi terhadap keselamatan kru, membuat saya percaya pada kesiapan misi ini.
Charles Camarda
Saya berpendapat NASA tidak cukup serius dan teliti dalam mengatasi masalah perisai panas, serta mengabaikan risiko yang sebenarnya bisa dicegah sebelum penerbangan berawak dilakukan.
Dan Rasky
Kondisi perisai panas yang spalling menempatkan misi di tepi kegagalan kritis, seperti berdiri di tepi jurang dalam kabut tebal, sehingga keputusan ini sangat berisiko.