TLDR
Inovasi dalam teknologi katalis dapat menurunkan biaya produksi bahan bakar penerbangan berkelanjutan. Proses konversi etanol menjadi olefin dalam satu langkah meningkatkan efisiensi dan mengurangi kompleksitas produksi. Pengembangan bahan bakar penerbangan berkelanjutan mendukung tujuan dekarbonisasi industri penerbangan dan meningkatkan ketahanan energi AS. Para peneliti di AS mengembangkan katalis baru yang mengubah etanol menjadi prekursor bahan bakar jet dalam satu langkah tunggal, menyederhanakan proses produksi bahan bakar penerbangan berkelanjutan (SAF). Inovasi ini diadopsi oleh perusahaan biofuel Gevo yang melisensikan teknologi dari Oak Ridge National Laboratory (ORNL). Hal ini menandai kemajuan penting dalam upaya menurunkan biaya dan meningkatkan efisiensi produksi SAF.Teknologi ini memungkinkan konversi etanol menjadi olefin yang merupakan bahan baku penting untuk bahan bakar jet serta plastik dan bahan kimia lain. Dengan dukungan perjanjian riset tiga tahun dari Departemen Energi AS, ORNL akan menguji katalis pada skala pilot dan mengembangkan model komputasi industrial. Kolaborasi ini bertujuan untuk mempercepat pengembangan dan komersialisasi teknik produksi baru ini.Jika berhasil, penggunaan katalis satu langkah ini dapat menyediakan opsi produksi SAF yang lebih fleksibel dan hemat biaya di AS, mendukung pertumbuhan pasar biofuel nasional dan mengurangi emisi karbon dari penerbangan. Hal ini juga diharapkan membantu memenuhi permintaan bahan bakar jet hingga 230 miliar galon pada 2050 sambil memperkuat ketahanan energi AS.