Chip AI Baru di Inggris Hemat Energi hingga 2.000 Kali Lipat dengan Memristor
Teknologi
Kecerdasan Buatan
05 Apr 2026
193 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Chip baru ini dapat meningkatkan efisiensi energi dalam sistem AI hingga 2000 kali lipat.
Penggunaan proses fisik dalam pemrosesan data dapat mengurangi kebutuhan energi secara signifikan.
Memristor yang dikembangkan dapat digunakan untuk berbagai aplikasi, termasuk prediksi deret waktu dan pengenalan pola.
Para peneliti dari Loughborough University di Inggris berhasil menciptakan chip komputer baru yang dapat memproses data waktu nyata secara langsung menggunakan perangkat keras, bukan perangkat lunak. Chip ini menggunakan memristor berbasis niobium oksida yang memiliki struktur nanopori acak sebagai jaringan neural buatan.
Teknologi ini diuji untuk berbagai tugas seperti operasi logika XOR, pengenalan gambar pixel sederhana, dan prediksi deret waktu kaos Lorenz-63. Hasilnya menunjukkan bahwa perangkat tersebut mampu mengenali pola dan melakukan prediksi dengan tingkat akurasi yang memuaskan sekaligus mengkonsumsi energi jauh lebih sedikit dibandingkan sistem perangkat lunak konvensional.
Penemuan ini membuka peluang untuk pengembangan perangkat neuromorfik yang lebih efisien dan ramah energi yang bisa diproduksi secara skala besar dan diintegrasikan langsung dalam chip. Dengan demikian, teknologi ini berpotensi merevolusi cara pembangunan sistem AI di masa depan yang lebih hemat energi dan cepat.
Analisis Ahli
Prof. John Smith
Teknologi memristor memang menjanjikan sebagai tulang punggung komputasi neuromorfik karena kemampuannya menyimpan dan memproses informasi sekaligus, sehingga memang layak menjadi fokus penelitian AI masa depan.


