Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Ancaman Komputer Kuantum Dan Upaya Melindungi Bitcoin Dari Serangan Masa Depan

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
05 Apr 2026
1329 dibaca
1 menit
Ancaman Komputer Kuantum Dan Upaya Melindungi Bitcoin Dari Serangan Masa Depan

TLDR

Ancaman komputasi kuantum terhadap Bitcoin semakin nyata dan memerlukan perhatian serius.
Berbagai proposal sedang dipertimbangkan untuk melindungi Bitcoin dari potensi serangan kuantum.
Keamanan Bitcoin dapat diperkuat dengan menerapkan skema tanda tangan baru dan mengurangi paparan kunci publik.
Komputer kuantum masa depan berpotensi membobol keamanan kriptografi Bitcoin dalam waktu kurang dari sembilan menit, lebih cepat dari waktu konfirmasi blok Bitcoin. Google baru-baru ini menerbitkan penelitian yang menunjukkan bahwa ancaman ini bisa menjadi nyata pada 2029. Ancaman ini terutama berkat kemampuan komputer kuantum untuk mengekstrak private key dari public key yang terekspos on-chain.Sekitar 1,7 juta bitcoin masih disimpan di alamat lama yang rentan terhadap serangan kuantum, termasuk milik Satoshi Nakamoto. Beberapa proposal seperti BIP 360 dengan Pay-to-Merkle-Root (P2MR), skema tanda tangan hash-based SPHINCS+, dan protokol dua fase Commit-Reveal bertujuan untuk mengatasi risiko ini secara bertahap. Namun, solusi untuk koin sudah terekspos masih menjadi perdebatan, salah satunya adalah pembatasan transaksi agar menghindari penjualan massal.Jika ancaman komputer kuantum tidak ditangani dengan cepat, potensi pencurian bitcoin bernilai ratusan miliar dolar bisa terjadi, merusak kepercayaan pada jaringan. Komunitas Bitcoin perlu mengadopsi protokol baru dan upgrade keamanan pasca-kuantum agar tetap relevan dan terlindungi. Meski demikian, perubahan ini akan memerlukan waktu dan kesepakatan di antara berbagai pemangku kepentingan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.