Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Komitmen Investasi Rp 565.96 triliun (US$33,89 Miliar) Hasil Kunjungan Presiden Prabowo ke Jepang dan Korea

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (7h ago) investment-and-capital-markets (7h ago)
03 Apr 2026
254 dibaca
1 menit
Komitmen Investasi Rp 565.96 triliun (US$33,89 Miliar)  Hasil Kunjungan Presiden Prabowo ke Jepang dan Korea

Rangkuman 15 Detik

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto berhasil menjalin kerja sama bisnis dengan Jepang dan Republik Korea.
Total nilai kesepakatan mencapai USD 33,89 miliar, menunjukkan kepercayaan investor terhadap ekonomi Indonesia.
Keterlibatan langsung presiden dalam dialog bisnis dianggap penting untuk memecahkan masalah yang dihadapi investor.
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan resmi ke Jepang dan kunjungan kenegaraan ke Republik Korea yang menghasilkan komitmen kerja sama bisnis besar dengan total nilai mencapai Rp 565.96 triliun (US$33,89 miliar) . Komitmen ini menandai kepercayaan tinggi dari investor internasional terhadap kebijakan ekonomi Indonesia. Sekretaris Kabinet dan Menteri Investasi menjelaskan bahwa dana investasi berasal dari Jepang sebesar Rp 394.62 triliun (US$23,63 miliar) dan dari Korea sebesar Rp 171.34 triliun (US$10,26 miliar) . Presiden Prabowo secara aktif mendengarkan dan merespons berbagai masukan dari pelaku usaha, termasuk permasalahan birokrasi yang lambat, yang kini dikoordinasikan melalui Satuan Tugas Debottlenecking. Pemerintah berkomitmen untuk mengawal realisasi investasi tersebut agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Investasi dari kedua negara diperkirakan akan terus meningkat di tengah ketidakpastian ekonomi global berkat iklim investasi yang lebih kondusif.

Analisis Ahli

Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani
Respons cepat Presiden Prabowo terhadap masukan pelaku usaha dan adanya Satuan Tugas Debottlenecking menjadi langkah strategis yang positif untuk memperbaiki iklim investasi di Indonesia.