Block dan Transformasi Organisasi: AI Gantikan Manajemen Tengah di Tahun 2026
Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
01 Apr 2026
229 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Penggunaan AI dapat menggantikan struktur manajemen tradisional.
Pemecatan karyawan dapat meningkatkan efisiensi dan profitabilitas perusahaan.
Investor semakin memperhatikan bagaimana perusahaan memanfaatkan AI dalam struktur organisasi mereka.
Block melakukan pemotongan tenaga kerja besar-besaran sebanyak 40% pada Februari 2026 dengan alasan utama penggunaan AI yang mengubah cara koordinasi dan manajemen internal perusahaan. CEO Jack Dorsey menegaskan langkah ini bukan disebabkan masalah kinerja perusahaan, melainkan perubahan fundamental cara kerja yang lebih efisien dengan teknologi AI.
Dorsey dan Roelaf Botha menerbitkan esai yang menguraikan konsep penggantian hierarki manajemen oleh sistem AI yang mampu mengelola dan mengkoordinasi bisnis secara real-time. Model organisasi baru ini menghapuskan berbagai lapisan manajemen tengah dan menggantinya dengan peran yang lebih fokus pada kontribusi teknis dan tanggung jawab individu serta perpaduan build dan coaching.
Model organisasi baru ini menjadi perhatian besar para investor modal ventura seperti Sequoia Capital dan Redpoint Ventures yang melihatnya sebagai sinyal perubahan paradigma bagaimana perusahaan yang sukses harus dibangun dan dinilai. Meskipun mendapat kritik terkait pemotongan yang juga dipengaruhi oleh koreksi pasca pandemi, dampak jangka panjangnya memperlihatkan pergeseran besar dalam penilaian dan strategi investasi.
Analisis Ahli
Fred Turner
Menceritakan narasi tentang Silicon Valley sebagai elemen inti sama pentingnya dengan inovasi produk itu sendiri, yang mengisyaratkan bahwa inisiatif ini bisa jadi kombinasi antara strategi komunikasi dan upaya nyata.Dan Dolev
Kebanyakan pemotongan karyawan yang terjadi bukan karena AI, melainkan koreksi atas perekrutan yang berlebihan selama pandemi, sehingga penggunaan AI sebagai alasan utama perlu dikritisi.

