David Sacks Beralih Jadi Co-chair PCAST, Dampak Pada Kebijakan Teknologi AS
Teknologi
Kecerdasan Buatan
27 Mar 2026
310 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
David Sacks kini menjabat sebagai co-chair di PCAST setelah menyelesaikan perannya sebagai czar AI dan crypto.
PCAST bertujuan untuk memberikan rekomendasi tentang berbagai isu teknologi termasuk AI dan semikonduktor.
Kebijakan AI Trump berusaha menyatukan regulasi yang berbeda di seluruh negara bagian untuk mendukung inovasi.
David Sacks telah menyelesaikan masa jabatannya sebagai AI dan crypto czar di pemerintahan Donald Trump setelah 130 hari. Ia kini menjabat sebagai co-chair Dewan Penasihat Presiden untuk Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PCAST). Posisi baru ini membuatnya jauh dari pusat kekuasaan dibandingkan sebelumnya saat langsung berpengaruh pada kebijakan teknologi.
PCAST saat ini terdiri dari berbagai tokoh besar di dunia teknologi seperti Jensen Huang, Mark Zuckerberg, Larry Ellison, dan lainnya. Dewan ini akan fokus pada isu penting seperti AI, semikonduktor, komputasi kuantum, dan tenaga nuklir. Mereka juga akan mendukung implementasi kerangka kerja nasional AI yang bertujuan menyatukan aturan yang selama ini bervariasi antar negara bagian.
Perubahan posisi Sacks terjadi di tengah kontroversi atas komentarnya di media yang menyarankan pendekatan diplomatik dalam konflik AS-Iran, yang tidak dianggap bagian dari kebijakan resmi pemerintah. Masa jabatannya juga diwarnai kritik terkait izin etika untuk mempertahankan investasi di sektor AI dan kripto. Meski demikian, ia tetap berperan sebagai pengusaha dan investor setelah melepas jabatan resminya.
Analisis Ahli
Elon Musk
Badan penasihat seperti PCAST penting untuk mengarahkan negara dalam inovasi teknologi, tapi harus dipastikan mereka tidak sekadar menjadi forum elit tanpa dampak kebijakan nyata.Fei-Fei Li
Memanfaatkan para pemimpin industri dalam dewan ilmu pengetahuan bisa memperkuat pendekatan antardisipliner untuk mengatasi kompleksitas teknologi baru, terutama AI.Kara Swisher
Kehadiran pebisnis besar di PCAST menimbulkan risiko dominasi kepentingan korporasi atas kebijakan teknologi pemerintah yang seharusnya netral.

