Dominasi Eksekutif Teknologi dalam Dewan Ilmu Pengetahuan Trump Menimbulkan Kritik
Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
26 Mar 2026
281 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
PCAST memiliki anggota yang sebagian besar merupakan eksekutif teknologi dan miliarder.
Kritik terhadap PCAST mencakup kurangnya representasi dari biologi dan penelitian akademis.
John Martinis adalah satu-satunya anggota akademis yang diakui dalam PCAST dan telah menerima Hadiah Nobel.
Presiden Donald Trump menunjuk 13 anggota baru untuk Dewan Penasihat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi AS, dimana 12 adalah eksekutif terkemuka dari perusahaan teknologi besar dan hanya satu akademisi. Mark Zuckerberg, Larry Ellison, dan Sergey Brin termasuk di antara mereka yang ditunjuk, menandai kehadiran kuat sektor bisnis dalam kebijakan sains pemerintah.
Anggota baru PCAST sebagian besar memiliki latar belakang bisnis dan teknologi dengan kekayaan gabungan lebih dari 900 miliar dolar AS. Hanya satu ilmuwan akademis, John Martinis, yang membawa perspektif penelitian murni, sedangkan kritik muncul karena tidak adanya ahli biologi dan ahli riset lainnya yang bisa mendukung kebijakan pada bidang bioteknologi dan kesehatan.
PCAST bertugas memberikan rekomendasi kebijakan ilmiah untuk pemerintahan AS dan meninjau program-program lintas-agensi. Meski demikian, komposisi yang didominasi eksekutif teknologi dapat menggeser fokus kebijakan ke kepentingan bisnis sehingga menimbulkan kekhawatiran akan kurangnya persiapan dalam menghadapi isu bioteknologi dan kesehatan nasional di masa depan.
Analisis Ahli
Laura Greene
Martinis dan Su adalah anggota yang sangat kuat dalam bidang sains dan teknologi, membawa keahlian teknis yang dibutuhkan.Vaughan Cooper
Kurangnya ahli biologi dan hanya satu akademisi membuat negara sangat kurang siap menghadapi era bioteknologi yang penting.Kenny Evans
Ada peluang untuk perubahan komposisi jika tambahan anggota diangkat, namun dominasi eksekutif teknologi saat ini cukup jelas.
