Penemuan Mikroorganisme Hidup dalam Batu 2 Miliar Tahun di Afrika Selatan
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
26 Mar 2026
177 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Penemuan mikro-organisme dalam batu kuno berusia 2 miliar tahun memberikan wawasan baru tentang kehidupan purba di Bumi.
Penelitian ini memiliki potensi untuk mengubah pemahaman kita tentang evolusi makhluk hidup.
Temuan ini juga mendukung upaya pencarian kehidupan di luar Bumi, khususnya di Mars.
Peneliti Jepang menemukan mikro-organisme hidup dalam batu berumur 2 miliar tahun yang diambil dari Afrika Selatan menggunakan pengeboran ultra-dalam. Mikroba yang ditemukan berusia 100 juta tahun, menjadikannya lapisan geologi tertua yang mengandung mikro-organisme hidup.
Mikro-organisme tersebut ditemukan dalam batu kuno dan diyakini berevolusi sangat lambat. Penelitian ini dipublikasikan di jurnal Microbial Ecology dan memperbarui pengetahuan sebelumnya yang menyatakan mikroba hidup hanya ditemukan pada lapisan berusia hingga 100 juta tahun.
Penemuan ini memiliki implikasi besar untuk memahami evolusi kehidupan di Bumi dan juga mendukung pencarian kehidupan di luar Bumi seperti di Mars. NASA yang mengirim robot Perserverance pun mengambil manfaat dari penelitian ini dalam upaya eksplorasi kehidupan ekstraterestrial.
Analisis Ahli
Yohey Suzuki
Menemukan mikroba hidup di batu berusia 2 miliar tahun membuktikan bahwa kehidupan sederhana mampu bertahan dalam kondisi ekstrem dan memperluas cakrawala penelitian paleobiologi dan astrobiologi.

