TLDR
Bitcoin diperkirakan akan mengalami kenaikan setelah menemukan titik terendah. Permintaan institusional dan arus masuk ETF tetap menjadi pendorong utama pasar cryptocurrency. Strategi yang diterapkan oleh perusahaan seperti MicroStrategy memberikan jaminan bagi investor di tengah volatilitas pasar. Bernstein menerbitkan analisis yang menyatakan bahwa Bitcoin telah menemukan titik terendahnya setelah penurunan tajam dan menargetkan harga $150.000 pada akhir tahun. Harga Bitcoin saat ini berada di kisaran $71.000, dan perusahaan Strategy (MSTR) yang memegang sejumlah besar Bitcoin juga mendapat sorotan sebagai proksi dengan performa bagus.Penurunan harga Bitcoin dipicu oleh kondisi makro ekonomi seperti suku bunga tinggi, risiko geopolitik, terutama di Timur Tengah, serta aksi jual oleh pemegang jangka panjang dan likuidasi posisi leverage. Volume perdagangan instrumen STRC yang diterbitkan oleh Strategy meningkat hingga 65%, dengan dividen bulanan 11,5%, menandakan permintaan investor yang kuat.Meskipun terjadi koreksi signifikan, para analis percaya penurunan ini bersifat sementara dan tidak mencerminkan kerusakan fundamental Bitcoin. Dengan meningkatnya minat institusional dan performa Bitcoin yang lebih baik dibandingkan emas selama konflik Iran, pasar kripto diprediksi akan mengalami pemulihan dan pertumbuhan di masa depan.